ModifikasiProduk

3 Langkah Atur Sorot Lampu Mobil, Kiri Harus Lebih Tinggi

Lampu merupakan kelengkapan utama ketika berkendara malam atau saat cuaca buruk seperti hujan deras. Kondisi lampu sangat mempengaruhi keamanan berkendara, baik buat diri sendiri maupun pengguna jalan dan kendaraan lain. Lampu mobil atau headlamp yang baik tak hanya terang benderang saja, tapi juga mesti terpasang dengan pas sesuai aturan dan standar safety. 

Tak hanya intensitas cahaya, tapi sorot lampu juga mesti diatur dengan presisi. Berkendara malam hari, di tengah cuaca ekstrem atau musim hujan, setingan sorot lampu yang salah bisa jadi potensi bahaya. Pengaturan sorot lampu sebenarnya cukup simpel, bisa dilakukan sendiri atau di toko aksesori atau rumah modifikasi saat kita belanja atau mengganti lampu mobil. 

Tidak Terlalu Jauh, Tidak Terlalu Dekat

Sorot lampu yang terlalu jauh, bagi pengendara lain dari arah berlawanan akan dianggap sebagai lampu jauh. Silaunya sangat mengganggu dan membahayakan. Buat kendaraan yang searah tapi berada di depan mobil yang sorot lampunya terlalu jauh, juga bisa terganggu karena silau oleh pantulan spion di dalam kabin. Sebaliknya, sorot lampu yang terlalu dekat juga tidak baik, karena kurang optimal menyoroti jalan saat berkendara malam hari.

Seting di Permukaan Datar

Yang perlu diketahui, bahwa setiap rumah lampu mobil memiliki baut untuk mengatur arah lampu, baik secara vertikal atau horisontal. Nah, untuk mengatur jarak sorot lampu yang aman, caranya adalah, dengan memarkirkan mobil di posisi yang datar menghadap ke tembok dengan jarak kurang lebih 50 cm, lalu pastikan sorot lampu tidak offside/melebar keluar dan setel sejajar dengan posisi lampu mobil. 

Setelah sorot lampu sejajar dengan posisi lampu mobil, kemudian mundurkan mobil sejauh 5-10 meter untuk memastikan bahwa sorot lampu  tidak lebih tinggi dari kap mesin. Setelah posisi sorot lampu kanan tidak lebih tinggi dari kap mesin, kemudian lakukan seting pada lampu kiri dengan menaikkannya sekitar 5 cm, lebih tinggi dari sorot lampu kanan.

Lampu Kiri Lebih Tinggi

Lampu kiri mesti diseting lebih tinggi dari lampu kanan, ini dimaksudkan agar dapat melihat batas antara jalan dan bahu jalan atau trotoar pada malam hari, sehingga risiko dropped wheel dapat diminimalkan. Selain itu, dapat melihat lebih baik obyek bahaya yang berjalan lambat atau berhenti seperti sepeda, orang berjalan kaki, mobil mogok dan lain-lain

Selain itu, ketika menyalip kendaraan dari sebelah kanan, dengan lampu kiri lebih tinggi secara otomatis pengemudi mobil di depan akan tersorot lampu melalui spion kabin, tanpa harus memberikan lampu high beam, sehingga tidak menyilaukan pengemudi yang berlawanan arah.

Tag
Tampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close