Cuaca

Waspada, Karat di Kolong Mobil Ceper!

Kolong mobil merupakan salah satu bagian mobil yang paling kotor. Apalagi saat musim hujan dan banjir seperti awal tahun. Air kotor, lumpur hingga sampah banjir langsung bersentuhan dengan bagian kolong mobil. Apalagi kalau mobil memiliki ground clearance cukup rendah, seperti sedan, hatchback atau mobil modifikasi ceper. Jangan sampai mobil ceper keren jadi berantakan gara-gara hujan dan kolong mobil jorok.

Bagian kolong mobil umumnya memang sudah diberi lapisan anti karat dari pabrik. Namun, sering ditemukan bagian kolong mobil tersebut terkena karat atau korosi. Penyebab terbesar munculnya karat di kolong mobil adalah hilang atau terkelupasnya lapisan anti karat dari pabrik. Karat di kolong mobil tidak hanya menyebabkan penampilan mobilnya menjadi terganggu, tetapi juga bisa merusak fungsi dari komponen mobil tersebut.

Tak Mulus dan Kekuningan

Secara fisik, indikasi karat dapat diketahui dengan mudah. Kolong mobil yang terbuat dari logam akan terasa kasar, tidak licin atau halus dan tampak ke kuning-kuningan. Segera perbaiki jika menemukan indikasi ini. Kalau masih sedikit, masih bisa diamplas lalu berikan antikarat supaya tidak melebar. Tetapi jika sudah tergolong parah, sebaiknya bawa ke body repair.

Benturan

Saat lapisan anti karat terkelupas, membuat proses oksidasi langsung dimulai oleh oksigen di dalam udara. Hilang atau terkelupasnya lapisan antikarat di kolong mobil umumnya gara-gara benturan, misalnya karena lubang, benjolan jalan atau polisi tidur hingga bentran dengan batu saat mobil melaju kencang. Benturan yang cukup keras bisa menyebabkan lapisan anti karat terkelupas, bahkan walaupun hanya terjadi sekali tumbukan.

Waspadai Hujan 

Karena letaknya di bawah dan tidak mudah terlihat, kolong menjadi salah satu bagian kendaraan yang kurang diperhatikan. Saat musim hujan dan banjir seperti sekarang ini, periksa bagian kolong mobil dengan lebih cermat. Proses korosi akan lebih cepat terjadi bila bagian yang terkelupas terpapar air, terlebih bila airnya mengandung garam. Kandungan garam tidak hanya berasal dari air laut, tetapi juga air hujan.

Cuci Kurang Dari 24 Jam 

Tak hanya air hujan, kotoran seperti lumpur dan tanah juga bisa membuat karatan lebih cepat terjadi. Kolong mobil cukup dibersihkan setiap seminggu sekali. Namun, saat musim hujan atau baru melewati genangan, sebaiknya segera cuci atau semprot kolong mobil dengan air bersih, kurang dari 24 jam. Jangan biarkan kotoran menempel terlalu lama pada logam kolong mobil. Kalau perlu bawa ke tempat cuci yang dilengkapi hidrolik untuk memastikan pembersihan kolong sekaligus pengecekan karat yang lebih cermat.

Steam Area Bawah

Cuci steam, terutama area bawah bila baru melewati hujan deras, genangan atau banjir untuk merontokan kotoran seperti lumpur, tanah, dan air hujan. Pastikan area seperti spatbor, lantai bawah mobil, panel bagian pintu, panel bawah mobil, dan bagian lainnya yang mudah berkarat jika terkena air ini benar-benar bersih dan kering.

Back to top button