Tips & Trik

6 Jurus Eco Driving, Teknik Mengemudi Hemat BBM

Bagaimana kebiasaan atau gaya mengemudimu? Sat set ngegas, atau kalem namun pasti? 

Gaya mengemudi merupakan salah satu hal yang menentukan kendaraan kita boros atau hemat BBM. Teknik terbaik untuk membuat mesin bekerja efisien dan hemat BBM adalah eco driving. Dengan eco driving, konsumsi BBM dan emisi yang dihasilkan dapat diminimalkan, usia komponen mesin pun lebih panjang. 

Pada mobil terkini, gaya mengemudi eco ini bisa dipantau lewat indikator ECO di dashboard. Indikator ini menyala saat mesin mencapai kondisi ekonomis. Eco driving bukan berarti berkendara pelan, namun efisien. Teknik ini menjaga mobil lebih hemat BBM, bahkan pada mobil modifikasi. Bagaimana mencapainya? Pastikan hal-hal berikut ini jadi kebiasaan saat mengemudi. 

Kalem, Jangan Agresif
Naikkan dan kurangi kecepatan dengan smooth, injak gas dan rem dengan kalem namun pasti, bahkan saat macet. Mengemudi secara agresif membuat boros BBM dan menghasilkan lebih banyak emisi gas buang. 

RPM dan Kecepatan Stabil
Idealnya, jaga putaran putaran mesin di angka 2.000 hingga 3.000 rpm. Perpindahan gigi di atas angka tersebut akan membuat putaran mesin jadi terlalu tinggi dan boros BBM. Jaga kecepatan tetap stabil, naikkan dan turunkan kecepatan dengan smooth, jangan ngegas atau ngerem dadakan. 

Jarak Aman
Jaga jarak aman 2-3 meter agar pergerakan mobil tetap mulus, naik turun kecepatan perlahan, tak ajrut-ajrutan. 

Mesin Menyala Secukupnya
Bila mesti berhenti terlalu lama, lebih dari 10 menit, lebih baik matikan mesin. Cari tempat yang teduh untuk berhenti. 

Tutup Jendela di Kecepatan Tinggi
Saat berkendara pada kecepatan tinggi seperti di tol, tutup semua jendela untuk menjaga aerodinamika mobil dan mengurangi hambatan agar tetap hemat BBM. 

Momentum di Tanjakan
Saat menemui tanjakan, manfaatkan momentum akselerasi. Siapkan laju mobil dari jauh agar tak perlu mendadak turun gigi dan menginjak gas dalam-dalam.

Image source by: NMAA

Artikel terkait

Back to top button