News

Alasan Kenapa Memilih Rem Cakram..??

Rem cakram atau rem piringan terdiri dari master rem, kaliper dan piringan. Piringan bisa dibuat padat atau dengan memakai lubang pendingin pada bagian tengahnya (Daryanto: 2004:181). Untuk menjepit piringan rem cakram menggunakan tekanan hydraulic, agar dapat menghasilkan tenaga yang cukup kuat dan efisien. Piringan tersebut berputar bersama dengan roda dan berfungsi untuk menerima tekanan gesekan dari kampas rem.
Berikut ini merupakan beberapa alasan kenapa memilih rem cakram daripada menggunakan jenis rem lain..

“Rekomendasi bagi Anda yang sedang mencari toko perlengkapan dan aksesoris lampu mobil, silahkan kunjungi website dari ..!!!”

Alasan Kenapa Memilih Rem Cakram..?

  1. Mudah melepas panas.

    Karena punya desain kontruksi terbuka, rem jenis ini mudah melepas panas, sehingga kinerja rem relatif lebih stabil, ketika digunakan secara ekstrem.

  2. Mudah dilakukan pemeriksaan.

    Dengan desain konstruksi terbuka, memudahkan pengguna mengetahui kondisi perangkat rem, baik rotor maupun brake pad-nya.

  3. Dapat menyetel sendiri.

    Rem cakram dapat menyetel kerapatan brake pad dengan rotor (cakramnya) secara otomatis, tidak memerlukan penyetelan khusus seperti pada rem teromol pada umumnya.

  4. Lebih ekonomis.

    Perangkat rotor (cakram) bisa dibeli terpisah ketika sudah aus terpakai. Meski begitu, masih diberikan kesempatan melakukan pembubutan sebelum diganti.

  5. Ringkas namun efisien.

    Rem cakram punya dimensi lebih kompak dan memiliki perangkat lebih sedikit dibandingkan rem tromol. Selain itu dapat dibuat berdiameter besar, sehingga tekanan piston rem lebih ringan namun pengereman lebih baik. Sedangkan tromol lebih memiliki keterbatasan dimensi.

Sumber : Pdf eprints.umm.ac.id

 

 

Lihat juga judul lainnya :

  1. Karakteristik pegas coil
  2. Karakteristik pegas daun
  3. Tipe suspensi independen
  4. Bagian bagian chasis mobil
  5. Nama nama bagian luar mobil
  6. Manfaat sistem suspensi mobil
  7. Sistem kemudi recirculating ball
  8. Jenis jenis oskilasi sprung weight
  9. cara kerja transmisi manual mobil
  10. Karakteristik sistem suspensi rigid
  11. Macam macam jenis suspensi rigid
  12. Komponen rangkaian lampu mobil
  13. Pengertian suspensi dan contohnya
  14. Jenis jenis pegas pada suspensi mobil
  15. Komponen utama sistem kemudi mobil
  16. Perbedaan suspensi depan dan belakang
  17. Komponen utama suspensi dan fungsinya
  18. Jenis pegas yang digunakan dalam sistem
  19. Perbedaan mobil matic dan mobil manual
  20. Shock absorber berdasarkan medium kerja
  21. Tipe shock absorber menurut cara kerjanya
  22. Komponen-komponen sistem lampu kepala
  23. Pengertian sistem suspensi tipe independen
  24. Macam macam kunci bengkel dan fungsinya
  25. Jenis shock absorber berdasarkan konstruksinya
  26. Klasifikasi shock absorber menurut cara kerjanya
  27. Macam macam metode oskilasi unsprung weight
  28. Kerusakan pada suspensi dan cara memperbaikinya
  29. Masalah yang sering terjadi pada rem tromol mobil
  30. Perbedaan sistem kemudi manual dan power steering
  31. Kerusakan pada sistem kemudi dan cara mengatasinya

Artikel terkait

Back to top button