Tips & Trik

Modifikasi Pelek, Nih 5 Cek Lis Untuk Pastikan Rem Tetap Pakem

Pelek berukuran lebih besar atau lebar merupakan langkah modifikasi yang sangat efektif mendongkrak penampilan. Pelek lebih besar, tapak lebar, apalagi dengan desain istimewa, krom hingga warna yang kontras dengan bodi, seketika menarik perhatian ke area kaki mobil. 

Tapi kalau sudah cakep dengan pelek besar ini, jangan lantas lupa menjaga kondisi rem. Kecuali pelek racing dengan kualitas premium, pelek yang lebih besar dan lebar, biasanya juga lebih berat dari pelek standar. Akibatnya, rem mesti bekerja lebih keras saat menghentikan kendaraan. 

Saat musim hujan, apalagi mobil melewati genangan, beban kerja rem jadi makin berat lagi. Agar tampilan keren mobil modifikasi tetap aman, pastikan kondisi rem selalu prima. Enggak susah kok, nih cek lis untuk panduan pengecekan rutinnya. 

Ketebalan Kampas Rem
Usia pakai kampas rem berkisar 35-40 ribu kilometer untuk mobil matik dan sekitar 60-70 ribu kilometer untuk mobil manual. Kalau masih tebal, kita hanya perlu membersihkannya dari kotoran. Tapi kalau sudah menipis, apalagi terdengar bunyi berdecit karena logam beradu logam, ini merupakan kode keras untuk segera ganti kampas rem. 

Kebersihan Cakram
Saat musim hujan atau usai melewati genangan air, segera bilas atau cuci bersih roda-roda mobil. Bersihkan kampas rem dan cakram atau tromol. Kotoran seperti butiran debu, tanah dapat bergesekan dengan kampas rem dan cakram, dan mempengaruhi cengkeraman rem.

Sepatu Rem
Bagian ini sangat rentan terhadap karat karena sering terkena air. Lakukan pemeriksaan atau servis di bengkel atau rumah modifikasi untuk memastikan sepatu rem dapat menekan kampas rem dengan baik saat pengereman.

Minyak Rem
Minyak rem biasa diganti setiap jarak tempuh 20 ribu kilometer. Penggantian ini wajib untuk menjaga kinerja rem selalu optimal. Periksa level minyak rem, kalau minyak rem berkurang padahal tidak ada kebocoran, ini pertanda kampas rem mulai tipis dan harus ganti. 

Indikator ABS
Jangan abaikan indikator ABS yang menyala. Mobil dengan sistem Antilock Brake System (ABS), dilengkapi sensor yang memantau kondisi roda dan sistem rem. Bila ada masalah atau bagian yang tidak berfungsi dengan baik, indikator ABS akan menyala.

Image source by: Pixabay

Artikel terkait

Back to top button