News

Modifikasi Ceper, Jangan Abaikan Oli Shockbreaker

Shockbreaker merupakan komponen yang selalu bekerja, saat kendaraan bergerak maupun diam. Shockbreaker membutuhkan pelumas atau oli untuk menjalankan fungsinya secara optimal. Fungsi utama oli di dalamnya adalah melumasi komponen tersebut agar dapat menopang berat kendaraan dan meredam guncangan saat mobil bergerak. 

Kualitas dan volume oli di dalam shockbreaker harus selalu terjaga, untuk memastikan suspensi dapat berfungsi dengan baik. Apalagi pada mobil dengan suspensi modifikasi seperti mobil ceper. Komponen dan semua pendukung kerja suspensi, termasuk oli, harus selalu dalam kondisi prima karena kondisi kaki-kaki mobil yang tak lagi seperti buatan pabrik. 

Oli shockbreaker penting untuk kenyamanan dan keselamatan. Oli ini membantu meredam benturan, menjaga gerak mobil selalu stabil dan memperpanjang usia pakai komponen shockbreaker. Oli shockbreaker membantu mengayun suspensi, per dan pegas shockbreaker saat kendaraan melewati permukaan jalan yang tidak rata. Saat berbagai shockbreaker bekerja, oli melumasi berbagai komponennya untuk meminimalkan gesekan pada sistem suspensi sehingga shockbreaker tidak cepat aus.

Oli di dalam shockbreaker juga membantu menjaga mobil stabil dan mudah dikendalikan dengan menjaga ban selalu menapak dan memudahkan respon kemudi atau setir. Ban yang tidak menapak, bersentuhan dengan permukaan jalan, membuat mobil sulit dikendalikan. Suspensi beroperasi sebagai respon atas pengendalian kemudi. Kalau bagian dari suspensi berfungsi baik, maka setir juga dapat diarahkan dengan presisi, gerak mobil selalu terkendali. 

Oli shockbreaker akan keluar dan merembes sembarangan jika ada bagian suspensi yang bocor. Adanya cairan yang merembes keluar shockbreaker merupakan indikasi adanya kerusakan pada komponen ini. Bagian yang bocor akan kehilangan cairan secara drastis sehingga pelumasan tidak optimal, fungsi suspensi pun tidak berjalan baik. Oli bocor dapat memunculkan kotoran dan kerak pada poros atau katup-katupnya, sehingga lama-lama shockbreaker akan rusak.

Image source by: Pixabay

Artikel terkait

Back to top button