News

Hati-Hati! 4 Hal Ini Kelihatannya Remeh Dan Biasa, Tapi Bisa Bikin Pelek Rusak

Modifikasi dengan pelek yang atraktif memang cara paling mudah untuk tampil memikat. Bodi ceper, pelek berdiameter besar, tapak lebar, komplet dengan ban profil tipis. Secara visual, sangat eye catching. Meski begitu, tampilan trendi ini sangat berisiko merusak kenyamanan dan keselamatan pelek. 

Meski begitu, tak hanya mobil modifikasi, mobil standar dengan pelek dan seting pabrikan pun berisiko mengalami kerusakan pelek. Kerusakannya pelek yang mungkin terjadi bisa bervariasi, dari lecet, retak, peyang pada bibir dalam maupun luar, hingga pecah. Penyebabnya, kadang hal-hal yang kelihatannya biasa, bahkan dianggap keren. Simak nih, biar tercerahkan guys.

Kurang Angin
Ban yang kurang tekanan angin membuat tekanan dari bobot mobil dan benturan dengan permukaan jalan tidak teredam sempurna, dan diteruskan ke pelek. Akibatnya, saat melewati jalan rusak, lubang, gundukan seperti polisi tidur, apalagi dengan kecepatan tinggi, pelek bisa jadi peyang. Dampak langsung biasanya terjadi pada bibir pelek, bagian yang pertama terkena benturan akibat hentakan mobil. 

Pelek Retak
Jangan diabaikan bila terlihat ada tanda keretakan pada pelek. Apalagi sampai cuek ngegas terus, risikonya bisa celaka. Pelek yang sudah retak jadi berkurang kekuatannya, sehingga tidak bisa menopang bobot dan menahan benturan dengan optimal. Saat melaju kencang dan menghadapi benturan, akibatnya bisa fatal, bisa pecah dan celaka.  

Hard Braking
Kebiasaan ngegas dan hard braking atau mengerem dalam-dalam, bisa membuat pelek peyang, biasanya di bibir pelek. Apalagi di jalan rusak, dan sampai menghantam lubang atau gundukan. Tumbukan keras dapat menyebabkan pelek tak lagi bundar presisi alias peyang. Apalagi kalau ini terjadi pada mobil modifikasi, postur ceper dan ban tipis. Benturan dan hentakan yang diterima pelek jadi lebih keras, terutama pada pelek depan. Saat hard braking, titik berat mobil bertumpu pada ban depan. Tak hanya pelek, ban juga bisa benjol bahkan pecah.  

Ban Tipis
Modifikasi ceper, pelek besar dan ban profil tipis memang terlihat eye catching. Tapi tampilan trendi seperti ini berisiko merusak kenyamanan dan keselamatan pelek. Ban dengan profil kelewat tipis, apalagi dengan tapak lebar atau narik, seperti umumnya gaya modifikasi hella flush, berisiko lebih besar merusak pelek. Pelek bisa penyok atau peyang saat terjadi benturan atau pengereman mendadak karena ban tidak dapat meredam hentakan dengan maksimal.

Image source by: SEVA

Artikel terkait

Back to top button