News

Minyak Rem, Cairan Penting Dengan 4 Fungsi Vital

Minyak rem merupakan salah satu cairan terpenting untuk menjaga safety berkendara dan fungsi mobil, terutama komponen atau sistem rem. Keberhasilan dalam mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan sangat dipengaruhi oleh minyak rem atau brake fluid. Minyak rem merupakan cairan mobil yang sifatnya kohesif dan kehadirannya tidak dapat digantikan oleh cairan lain. 

Pada mobil modifikasi dengan pelek lebih besar dan lebih berat, atau mesin high performance, kinerja rem yang prima dan optimal sangat penting untuk kenyamanan dan safety. Menjaga minyak rem selalu dalam kualitas dan kuantitas yang tepat, merupakan salah satu perawatan rem yang vital. Mengapa? Karena minyak rem punya 4 fungsi penting berikut ini. 

Pembersih
Minyak rem merupakan cairan yang membersihkan kotoran yang melekat pada sistem pengereman. Kotoran, debu yang menempel di berbagai komponen rem dibersihkan dan dikeluarkan oleh minyak rem. 

Pelumas
Minyak rem bertugas sebagai pelumas pada berbagai komponen logam seperti cakram dan kampas rem. Saat pedal rem diinjak dan terjadi pengereman, cakram dan kampas bertemu untuk menghentikan atau mengurangi kecepatan mobil. Gesekan yang terjadi saat bertemunya kampas dan cakram ini menghasilkan panas yang dapat menyebabkan komponen sistem rem aus. Minyak rem menjadi pelumas yang membuat komponen logam jadi tahan gesekan, tahan panas dan tidak mengering. 

Penahan Panas
Minyak rem merupakan cairan yang bersifat kohesif, dapat menahan panas dan menjaga suhu agar tetap dingin. Pengereman mendadak, apalagi dalam kondisi berbelok, dapat memicu gesekan dan panas yang lebih besar pada sistem dan komponen rem. Minyak rem menjadi cairan yang mendinginkan dan meredam panas berlebih yang muncul akibat gesekan ini. Kalau terlalu panas, fungsi pengereman tidak dapat berjalan dengan optimal. 

Penyeimbang
Minyak rem menyeimbangkan tekanan pada seluruh komponen sistem pengereman ketika mobil mengerem. Dengan begitu, ketika mengerem mobil secara otomatis semua roda mobil berhenti secara bersamaan. Minyak rem juga berperan sebagai media penghantar dalam sistem hidrolik. Minyak rem mengalir dan mentransmisikan tekanan dalam sistem rem secara efektif.

Artikel terkait

Back to top button