Tips & Trik

Do & Donts Modifikasi Lampu Belakang

Stop lamp atau lampu belakang merupakan komonen penerangan yang penting. Tak hanya untuk safety, tapi juga untuk modifikasi. Lampu belakang tak hanya jadi peranti komunikasi dengan pengemudi lain, tapi juga menyempurnakan estetika mobil secara belakang. Desain lampu belakang yang tepat, membuat mobil terlihat atraktif bahkan tampak belakangnya.

Tampil istimewa dengan lampu belakang modifikasi pun kini makin mudah. Toko aksesori dan rumah modifikasi memfasilitas modifikasi dengan sangat mudah. Dari ubahan yang mesti dilakukan bengkel, hingga beragam stop lamp aftermarket yang aplikasinya sangat mudah, plug n play. Belanja modifikasi, berbagai desain, fitur dan harga stop lamp pun bisa dilakukan dengan mudah dari smartphone.

Tapi meskipun mudah, modifikasi lampu belakang mesti dilakukan secara cermat. Tak hanya desain atau estetika, modifikasi atau belanja lampu belakang mesti memperhatikan faktor safety dan aturan hukum juga.

Warna

Lampu belakang terbagi menjadi 3, yaitu lampu sein, lampu rem dan lampu malam, serta lampu mundur. Ketiga lampu ini memiliki warna yang sudah diatur undang-undang untuk menjaga keselamatan berkendara. Penggunaan lampu belakang di Indonesia diatur dalam Pasal 23 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Menurut aturan tersebut, lampu penunjuk arah berwarna kuning tua dengan sinar kelap-kelip, lampu rem, lampu posisi belakang berwarna merah, serta lampu mundur berwarna putih atau kuning muda.

Ganti Mika Lampu

Ganti cover atau mika lampu sangat mungkin dilakukan untuk mendapatkan tampilan lampu belakang yang lebih eye catching. Stop lamp aftermarket tersedia dalam berbagai varasi warna, tak hanya clear, tapi juga all smoke, red smoke, red clear dan berbagai variasinya. Boleh saja mengganti mika atau cover lampu, tapi pastikan warna bohlam lampu tetap mengikuti aturan hukum atau standar pabrikan yaitu merah, oranye atau jingga dan putih.

Bohlamp Berkedip

Lampu rem yang menyala secara berkedip memang terlihat atraktif. Tapi sebaiknya hindari memilih model ini, karena dapat mengganggu konsentrasi pengendara di belakang kita. Coba sebelum beli, bila itu membuat kita pusing, kemungkinan bikin orang lain juga merasakan hal yang sama.

Ganti Model

Ganti lampu belakang dengan desain lebih atraktif, fitur lebih komplet seperti ceremonial atau sequential, sah-sah saja dilakukan. Bahkan ganti bohlam halogen dengan LED yang lebih mutakhir dan efisien, juga mungkin dilakakuna. Pastikan saja cahaya yang dihasilkan memiliki intensitas yang pas. Tidak terlalu redup sehingga tidak terlihat jelas, atau teralalu terang sehingga membahayakan pengendara lain karena silau.

Artikel terkait

Back to top button