
Aplikasi grill aftermarket merupakan salah satu opsi modifikasi eksterior yang paling mudah. Mengganti grill standar dengan grill aftermarket yang tepat, ampuh mendongkrak tampilan dan karakter mobil. Dengan model grill yang tepat, kita bisa mendapatkan wajah mobil yang lebih garang, lebih sporty atau elegan dan berkelas dengan mudah.
Mengapa modifikasi eksterior dengan mengganti grill terhitung mudah? Kini toko aksesori dan rumah modifikasi menyediakan berbagai grill aftermarket dengan beragam desain dan material. Tak hanya eye catching, namun juga sangat mudah dipasang dengan model grill plug n play. Tinggal copot grill lama, ganti dengan yang baru yang lebih atraktif. Gampang kan?
Nah kuncinya, adalah menemukan grill yang tepat. Bagaimana menemukan grill yang tepat dengan banyaknya pilihan model, desain, material hingga ukuran grill aftermarket di pasaran? Mudah guys, ingat saja panduan 3 do’s and don’ts berikut ini.
- Ukuran Jangan Terlalu Besar
Grill berukuran besar sempat jadi trend dan masih diaplikasi di sejumlah mobil baru berlabel Audi, Hyundai, BMW atau Lexus. Grill berfungsi sebagai jalan udara untuk membantu pendinginan mesin. Tapi grill terlalu besar membuka potensi bahaya. Ukuran grill yang terlalu besar, dengan jarak dan ukuran kisi-kisi yang juga lebar, memungkinkan benda-benda asing seperti batu, potongan kayu, ataupun benda lainnya masuk atau nyangkut pada grill sehingga. Tak hanya grill yang rusak, radiator pun bisa terkena efeknya karena posisi grill yang di bagian terdepan mobil paling depan. - Jangan Terlalu Berat
Bobot atau berat komponen modifikasi, termasuk grill, merupakan pertimbangan penting. Terutama untuk mobil kecil dengan kapasitas mesin yang juga tidak terlalu besar atau yang mementingkan performa atau penganut modifikasi racing. Grill yang terlalu berat dapat membebani dan mengganggu bumper mobil yang jadi salah satu penahan grill, serta membebani area dan kerja mesin mobil. Saat membersihkan atau bongkar pasang bila perlu perbaikan pun jadi lebih sulit. Berat grill terutama ditentukan oleh ukuran dan materialnya. Grill aluminium dan stainless steel terhitung cukup kuat, namun lebih berat dibanding grill plastik atau bahkan karbon. Grill karbon paling ringan, namun paling berat di ongkos. Mahal guys… - Pilihan Aman, Grill Mesh
Grill model mesh atau jala dibuat dari kawat atau logam dengan tampilan menyerupai jaring. Tampilannya simpel, minimalis dan flat. Model ini merupakan pilihan paling populer dan aman, menginginkan tampilan yang kalem, minimalis dan tidak terlalu mencolok. Grill mesh biasanya jadi pilihan pencinta mobil racing atau modifikasi mesin karena tampilannya yang sporty dan simpel. Grill mesh dirancang sebagai aksesori yang kuat. Semakin kecil lubang-lubang jala atau mesh-nya, semakin kokoh dan kuat struktur grill. - Stainless Steel, Ampuh Tarik Perhatian
Suka jadi pusat perhatian dengan aksesori blink-blink yang berkilau? Pilihannya, grill stainless steel dengan sentuhan krom. Stainless steel merupakan material yang kuat dan lebih tahan benturan dibanding mesh. Grill stainless steel dengan kilau krom, memang ampuh untuk menghasilkan tampilan eye catching. Biasanya jadi pilihan penyuka modifikasi dengan aliran elegan. Image source by: Auto2000



