
Mesin mobil Anda tiba-tiba bergetar saat berhenti di lampu merah atau dalam kondisi idle? Jangan anggap sepele—bisa jadi biangnya adalah busi yang sudah mulai melemah. Komponen kecil ini punya peran vital dalam pembakaran bahan bakar. Jika kinerjanya menurun, getaran mesin pun jadi lebih terasa.
Dampak Busi Lemah pada Performa Mobil
Busi yang tidak bekerja optimal akan mengganggu proses pembakaran di ruang mesin. Akibatnya:
-
Mesin terasa bergetar saat idle atau stasioner
-
Akselerasi jadi lambat
-
Konsumsi bahan bakar meningkat
-
Mobil sulit dinyalakan, terutama saat pagi hari
-
Tenaga mesin terasa menurun
Kondisi ini bisa merusak kenyamanan berkendara dan memicu masalah yang lebih besar jika dibiarkan.
Kapan Harus Ganti Busi Mobil?
Idealnya, busi diganti setiap 20.000–30.000 km, tergantung jenisnya dan pemakaian mobil. Namun, jika Anda mulai merasakan gejala seperti mesin bergetar atau tenaga drop, segera lakukan pemeriksaan. Jangan tunggu sampai mogok di jalan.
Cara Menjaga Kinerja Busi Tetap Optimal
-
Gunakan busi sesuai spesifikasi mobil Anda
-
Ganti secara berkala, jangan tunggu rusak
-
Hindari genangan air yang bisa membuat sistem pengapian terganggu
-
Servis rutin agar kondisi busi selalu terpantau
Kesimpulan
Mesin bergetar saat diam bisa jadi tanda awal bahwa busi Anda perlu diganti. Dengan pengecekan dan penggantian rutin, Anda bisa menjaga kenyamanan dan performa mobil tetap prima. Jangan tunggu sampai mobil rewel—lebih baik cegah sejak dini.
Image source by: Suara.com



