
Selama musim hujan, mobil membutuhkan perawatan yang lebih intens dan detail. Apalagi mobil modifikasi dengan postur ceper hingga aksesori-aksesori seperti lampu aftermarket, pelek chrome atau body kit. Modifikasi di kaki-kaki mobil hingga kelistrikan, bila sering terpapar hujan dan tidak terawat dengan baik, akan memperbesar potensi munculnya masalah. Ini 5 kemungkinan masalah yang akan terjadi bila abai perawatan mobil saat musim hujan.
Korslet Dan Komponen Rusak
Mobil yang sering kehujanan, melewati jalanan basah dan genangan, bila dibiarkan tanpa perawatan, komponennya akan cepat rusak. Terutama bagian yang berkaitan dengan elektrik atau kelistrikan seperti lampu, AC, power lock dan hingga ABS. Air dan kotoran dapat memicu korslet hingga korosi sehingga komponen tidak dapat berfungsi optimal.
Air hujan yang merembet hingga kabel, apalagi bila kondisinya ada yang terkelupas, sambungan tidak pas atau kendor, dapat memicu korslet dan mengganggu kelistrikan mobil. Apalagi pada mobil dengan modifikasi kelistrikan seperti tambahan aksesori lampu. Bila kabelnya tidak rapi, tidak terawat dan diabaikan sesudah kehujanan, potensi kerusakan akan semakin besar.
Bau Tidak Sedap
Kabin basah dan tidak dikeringkan dengan benar akan membuat bagian-bagian interior lembab. Air dapat membasahi kabin karena terbawa kaki dan barang yang basah seperti payung, melewati genangan hingga rembes karena bagian mobil yang bocor. Dalam waktu lama karpet, door trim hingga jok yang basah dan lembab akan ditumbuhi jamur dan memicu bau tak sedap atau apek.
Korosi
Air hujan sifatnya asam sehingga bila terus terpapar dan menempel di komponen besi atau bodi akan memicu karat. Apalagi bila pada bagian tersebut telah tergores, korosi dapat terjadi dengan lebih cepat
Cat Kusam Dan Goresan
Kandungan asam dalam air hujan dapat merusak lapisan cat. Tetesan air hujan yang tidak dibilas, saat mengering akan menjadi bercak atau noda. Bila terjadi terus dalam waktu lama, cat akan menjadi jamur dan cat terlihat kusam. Partikel kotoran dan debu yang terbawa oleh air hujan dan menempel pada cat dapat memicu terjadinya goresan. Saat kotoran mengering jadi makin sulit dibersihkan dan makin memicu goresan dan perbaikan yang lebih mahal.
Kaki-Kaki
Hujan bisa menambah keausan pada kaki kaki mobil. Hal ini terjadi karena cipratan air hujan bercampur dengan tanah, debu, atau lumpur yang menempel di kaki-kaki mobil. Bila tidak dibersihkan akan menambah beban kerja kaki-kaki. Efek paling buruk seperti di suspensi, kotoran tersebut bisa masuk ke sela-sela seal. Kemudian menjadikan oli shock bisa rembes keluar. Alhasil peredam kejut mobil kamu bisa rusak.



