
Modifikasi ceper tapi tetap aman dan nyaman, mungkin apa enggak sih?
Postur ceper dengan bodi lebih pendek mendekati aspal memang membuat tampilan mobil lebih stylish dan eye catching. Sayangnya, modifikasi ceper seringkali ‘memaksa’ kita mengorbankan kenyamanan dan keamanan. Tapi itu dulu, guys! Sekarang bodi ceper, visual kece tapi tetap aman dan nyaman, sangat mungkin untuk dilakukan. Nih, tips manjurnya.
Lowering Kit
Aplikasi lowering kit merupakan cara paling mudah dan aman untuk melakukan modifikasi ceper. Toko aksesori dan rumah modifikasi kini menyediakan beragam lowering kit dan suspensi aftermarket untuk modifikasi ceper. Aksesori ini bahkan dirancang dengan spesifik menurut tipe mobil hingga kebutuhan modifikasi. Pilihannya cukup beragam, dari per aftermarket, coilover hingga air suspension.
Dengan lowering kit, ketinggian hingga tingkat keras dan lembut suspensi dapat kita atur sesuai kebutuhan. Mau turun 3 cm, bantingan lembut saat perjalanan dalam kota atau lebih keras ala racing, bisa dilakukan dengan suspensi aftermarket ini.
Langkah ini sangat aman dan minimal risiko, karena ada lowering kit plug n play. Artinya, suspensi aftermarket ini dipasang tanpa modifikasi pada konstruksi kaki-kaki mobil, langsung pasang seperti ganti per atau suspensi standar. Dengan demikian, konstruksi kaki-kaki mobil tetap dalam kondisi asli. Ketika kita ingin mengembalikan ke postur standar, bisa dilakukan dengan mudah.
Substitusi
Langkah ini banyak dilakukan oleh pelaku modifikasi, substitusi atau menggunakan per dari mobil lain yang lebih pendek untuk mendapatkan postur ceper. Untuk mendapatkan per yang tepat, kita bisa konsultasi dengan rumah modifikasi atau bengkel kepercayaan. Langkah ini memang membutuhkan upaya lebih untuk menemukan per yang pas, namun terhitung lebih aman daripada cara custom seperti potong per.
“Cara ini lebih aman karena kita menggunakan komponen suspensi yang konstruksinya dihitung oleh pabrikan. Pabrikan memproduksi mobil dan komponen melalui riset, perhitungan dan pengetesan panjang. Kalau custom, kita enggak tahu persis bagaimana kekuatan per yang dihasilkan,” kata Andhika Arthawijaya, Audio and Car Editor Tabloid OTOMOTIF.
Image source by: HSR Wheel



