
Mobil sudah cakep, dandan dengan modifikasi dan lampu depan kekinian dengan desain, fitur dan teknologi mutakhir. Tapi kok ternyata cahaya lampu yang disorotkannya enggak presisi? Cahaya lampu depan di sisi kiri dan sisi kanan, enggak sama sudut jatuhnya?
Jangan panik, lampu depan mobil memang dirancang dengan arah jatuh cahaya yang berbeda, tidak sejajar lurus. Tiap sisi lampu diarahkan berbeda dengan tujuan yang berbeda pula. Pada mobil setir kanan seperti di Indonesia, lampu di sisi kiri, cahayanya memiliki sudut jatuh yang lebih lebar. Hal ini dimaksudkan agar pengemudi bisa melihat sisi luar yang berseberangan dengan posisi duduknya dengan lebih jelas.
Dengan sudut jatuhnya cahaya yang lebar, maka area yang tersinari pun juga lebih lebar. Seperti marka pembatas jalan hingga trotoar. Hal ini penting, apalagi saat berkendara di jalanan kecil, seperti jalan desa yang tidak ada marka, lampu jalan bahkan trotoar. Bila cahaya lampu kiri jatuhnya lurus, pengemudi tidak bisa melihat bila ada pejalan kaki atau pesepeda di sisi kiri jalan.
Karena itu, saat penyetelan lampu di bengkel atau rumah modifikasi, mekanik berpengalaman selalu menyetel lampu kiri agar jatuhnya lebih lebar. Biasanya lampu kiri, kurang lebih 5 derajat lebih lebar dibanding lampu kanan.
Bagaimana dengan lampu kanan, mengapa tidak dilebarkan juga agar area yang tersinari juga lebih lebar? Lampu kanan yang sejajar dengan posisi setir disetel lurus, tidak selebar lampu kiri. Hal ini penting untuk mengantisipasi pengendara lain dari arah berlawanan.
Bila lampu kanan disetel terlalu lebar atau selebar lampu kiri, apalagi dengan sudut kelewat tinggi, ini bisa berbahaya karena bikin silau pengendara yang datang dari arah berlawanan. Selain itu, setelah lampu kanan yang lurus dengan setir ini, dimaksudkan agar titik fokus pancaran sinar lampu bisa selaras dengan posisi dan gerak mobil.
Jadi kalau sudah modifikasi keren, ganti lampu aftermarket kekinian, pastikan setel lampu dengan presisi dan aman yaa guys…
Image source by: soundandmachine.com



