
Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis 31 Maret 2022. Dalam sambutannya, Menko Airlangga Hartanto mengatakan, “Di tengah pandemi (industri) mampu bangkit, pemulihan tahun kemarin kuartal keempat 5 persen, kontribusi otomotif tumbuh 4,52 persen, sektor lain industri non migas 19,25 persen, 22,41 persen.”
Airlangga Hartanto juga menambahkan, saat ini industri otomotif mulai menunjukkan trend positif, bergeser dari mesin konvensional (BBM) ke tenaga listrik. Selain itu, terkait adanya relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), penjualan hingga bulan Februari 2022 sudah sekitar 81 ribu unit.
“Ini dibanding tahun lalu naik 64 persen. Roda dua dan empat kembali pulih. Dengan Peraturan Menteri Keuangan, PPnBM di bawah 200 juta kuartal pertama hingga kuartal keempat turun proporsional,” ujar Airlangga.
“Ini sumbangan konkrit pemerintah terhadap sektor otomotif. Perubahan iklim tentang percepatan kendaraan listrik berbasis baterai, diharapkan tahun ini ada 3 pabrikan yang launching mobil listrik. Satu pabrikan sudah diketahui dan 2 (pabrikan) akan diketahui kemudian,” lanjutnya.
Mengenai ajang pameran IIMS Hybrid 2022 ini, Menko Airlangga mengungkapkan, “IIMS Hybrid 2022 bisa menjadi target mendorong kemampuan masyatakat yang daya belinya tertekan akibat komoditas harga meningkat dan geo politik yang mendorong harga BBM cukup tinggi,” ungkapnya.
“Geo politik tertekan akan berakibat sektor energi dan pangan. Oleh karena itu transisi mobil listrik menjadi keharusan. 1 liter bensin 17 ribu, setara dengan 1,5 kwh/1500 perak, non subsidi,” jelasnya.
Sementara itu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh, berharap IIMS Hybrid 2022 dapat terus menjaga gairah publik terhadap industri otomotif sepanjang semester satu tahun ini. IIMS Hybrid 2022 mengusung sejumlah terobosan yang tak menarik, dari teknologi mobil listrik hingga grand prize 4 unit mobil dan 2 unit motor untuk pelanggan setia IIMS dari tahun ke tahun.
“Banyak peran pemerintah dalam pengurangan emisi gas buang, IIMS dapat merangkul stake holder industri otomotif dalam mengambil peran dalam menciptakan energi bersih di tahun 2060,” terang pria yang akrab disapa Kohen ini.



