
Masa WFH (Work From Home) karena pandemi Covid-19 kini berangsur berakhir, dan banyak orang kembali WFO (Work From Office). Setelah berbulan-bulan bekerja dari rumah, masa peralihan seperti ini bisa bikin banyak orang kagok saat harus kembali ke kantor. Tak hanya laptop dan baju kerja, mobil kembali jadi perangkat kerja yang penting.
Agar masa kembali kerja di kantor dilalui dengan mood yang positif, pastikan semua alat kerja dalam kondisi yang prima. Agar perjalanan dan wara-wiri dengan mobil selalu lancar, manasin mesin aja tak cukup. Jangan lupa, periksa juga 5 cairan mobil ini sebelum berangkat ngantor.
1.Bensin
Cairan paling vital, jangan sampai bensin tiris saat berada di tengah macet. Apalagi kalau mesin sudah modifikasi atau memakai aksesori racing (https://www.rumahmodifikasi.com/product-category/engine-performance/), konsumsi bahan bakarnya berbeda dengan mobil standar. Dengan pengecekan rutin, kita bisa memastikan kapan mesti isi bensin, sejauh mana mobil bisa berjalan hingga menentukan route perjalanan.
2. Oli Mesin
Oli mesin wajib hukumnya untuk dicek tiap pagi. Cek tingkat kekentalan oli hingga levelnya, dari sini kita bisa melihat apakah oli mesin berkurang atau tidak.
3. Minyak Rem
Jika minyak rem di tabung terlihat berkurang, langsung tambahkan minyak rem untuk menjaga kinerja rem. Apalagi kalau mobil sudah modifikasi, dengan pelek atau disc brake lebih besar. Pastikan memakai minyak rem dengan spesifikasi DOT yang tepat. Sesuaikan dengan yang disarankan bengkel atau rumah modifikasi terpercaya.
4. Oli Transmisi & Power Steering
Kedua cairan ini penting untuk kelancaran berkendara dan kesehatan mobil. Jika takaran oli power steering berkurang, kita bisa langsung menambahkan oli sampai batas maksimal pada wadah oli power steering di bagian mesin.
5. Air Radiator & Wiper
Cek seberapa banyak air di radiator, periksa wadah penampungan air radiator yang diletakan terpisah dari radiator. Isi hingga batas yang disarankan, jangan berlebihan. Cairan wiper juga jangan sampai kosong, untuk menjaga kejernihan kaca mobil. Apalagi kalau sampai banyak debu, bercak atau hujan. Bila air wiper kosong dan kaca depan kotor, mengaktifkan wiper tanpa cairan bisa merusak kaca atau blade wiper.
Image source by: Qoala



