Tips & Trik

Haruskah Saya Khawatir Lampu Mobil Saya Mengembun?

Jawaban cepat untuk pertanyaan ini adalah tidak. Penumpukan kondensasi atau air embun di dalam unit lampu adalah normal, dan itu terjadi karena sejumlah alasan. Pertama, ventilasi di sepanjang bagian atas dan bawah rumah lampu mobil diperlukan untuk menyamakan perbedaan tekanan yang jika tidak, akan menyebabkan seluruh rakitan retak dan rusak. Bola lampu yang panas menciptakan tekanan tinggi di dalam unit lampu, dan saat terjadi perubahan suhu yg tinggi maka udara akan mengalir melalui lubang udara dengan cepat.

Pengembunan tidak berarti bahwa unit lampu rusak, dan adanya embun  setelah melewati kabut tidak dianggap sebagai alasan yang sah untuk penggantian garansi seluruh unit lampu.

Setelah tekanan udara panas keluar dari lampu melalui ventilasi, kelembapan dapat masuk dari luar. Jadi, lampu yang menyala selama berjam-jam saat perjalanan menjadi berkabut di bagian dalam karena suhu lingkukan yang dingin menciptakan area bertekanan rendah yang menyebabkan menarik uap air. Kondisi ini diperburuk oleh kelembapan suhu lingkungan yang tinggi seperti pegunungan, dan suhu luar yang lebih dingin biasanya pada musim penghujan.

Pengembunan di dalam lampu mobil juga dapat terjadi dalam situasi lain seperti pencucian mobil. Dan itu bisa terjadi bahkan ketika bola lampu tidak dinyalakan. Misalnya, mobil yang dikendarai di siang hari dan diparkir dapat mengalami pengembunan karena sisa panas dari mesin setelah perjalanan dapat membuat suhu headlamp bagian belakang menjadi tinggi.

Sementara sebagian besar pengembunan di lensa lampu depan biasanya menghilang setelah kira-kira 20 menit berkendara dengan menyalakan lampu kecil, beberapa area sudut mika lampu mungkin tetap berkabut sedikit lebih lama untuk hilang. Pengembunan air dalam jumlah normal di dalam unit lampu depan tidak akan memengaruhi fungsi optik lampu depan, dan tidak akan menyebabkan bagian atau kabel terkorosi. Untuk meminimalkan penumpukan kondensasi di dalam lampu depan, pastikan semua lapisan karet penutup bola lampu dan karet penghalang air di bagian stoplamp terpasang dengan rapat. Pastikan juga ventilasi lampu depan tidak terhalang, yang dapat mencegah keluarnya kondensasi.

Jika ada air menggenang di dalam lampu Anda, kemungkinan besar lampu Anda mengalami retak pada penutup lampu. Air juga bisa masuk karena pemasangan penutup karet yang tidak tepat di sekitar karet penutup bola lampu. Jika tidak ada retakan atau lubang yang terlihat di sekitar tepi lampu, masalahnya mungkin pada housing itu sendiri. Jika Anda menemukan dengan jelas retakan, yang terbaik adalah memperbaikinya dengan sealant.

 

Artikel terkait

Back to top button