
Sistem transmisi merupakan sebuah sistem yang terdapat dalam suatu kendaraan yang pada umunya terdapat pada mobil. Transmisi sendiri adalah sebuah komponen di dalam mobil yang berfungsi untuk menghubungkan daya dari putaran (kecepatan) mesin dengan roda belakang sehingga dapat diteruskan ke penggerak belakang. Selain fungsi tersebut transmisi juga sangat berpengaruh terhadap laju kendaraan, dikarenakan pada penghubung daya yang dalam perancangan rasio giginya dapat sesuai antara daya mesin dan beban berat kendaraan (Prasetyo, 2013). Secara umum, sistem transmisi dibedakan menjadi tiga yaitu…
Macam Macam Sistem Transmisi Mobil
- Transmisi sabuk-puli (belt and pulley), merupakan transmisi yang digunakan apabila jarak antar dua poros jauh sehingga tidak memungkinkan transmisi secara langsung.
- Transmisi poros langsung (direct coupled), merupakan transmisi yang langsung menggunakan poros atau as, sistem transmisi ini merupakan sitem transmisi yang paling sederhana dan dapat memberikan atau menyalurkan tenaga pada jarak dekat atau pada posisi yang segaris antara poros motor penggerak dengan poros mesin yang digerakkan tersebut.
- Transmisi rantai-sproket (chain and sprocket), merupakan sistem transmisi yang dapat menyalurkan tenaga pada jarak sedang. (Khan, 2012).
Dalam perancangan sistem transmisi pada mobil ini tenaga yang diperoleh dari mesin harus dapat memutar roda belakang, sehingga menggunakan Chain Drive Differential untuk mengubah momen mesin tanpa menggunakan perbandingan sprocket gear dan menggunakan kopling freewheel
Sumber : eprints.umpo.ac.id / pdf



