News

Komponen-Komponen Alternator Mobil dan Fungsinya

Alternator mobil merupakan sebuah alat pembangkit tenaga listrik yang berfungsi sebagai pensuplai energi listrik untuk kebutuhan kelistrikan mobil seperti lampu penerangan, lampu indikator,pengapian,injeksi bahan bakar dan peralatan listrik lainnya. Alternator mempunyai konstruksi yang sederhana, pada alternator mobil terdapat beberapa keuntungan bila dibandingkan dengan mesin listrik lainnya. Keuntungannya adalah pada alternator ialah tidak terdapat bunga api antara sikat- sikat dan slip ring, disebabkan tidak terdapat komutator yang dapat menyebabkan sikat menjadi aus. Rotornya lebih ringan dan tahan terhadap putaran tinggi, dan silicon diode.(Lubis, S., 2018). Berikut ini merupakan beberapa komponen-komponen alternator beserta fungsinya adalah sebagai berikut..

Komponen-Komponen Alternator Mobil dan Fungsinya

  1. Rotor

    Rotor merupakan gulungan kawat yang akan menjadi electromagnet saat dialiri arus. Kumparan rotor berfungsi untuk menghasilkan medan magnet padakuku-kuku rotor. Di dalam rotor terdapat dua buah slip ring. Satu slipringnegative dan satu slip ring positif. Slip ring berfungsi sebagai terminal kumparanrotor. (Juli Priyanto, 2010).

  2. Stator

    Stator merupakan gulungan kawat magnet yang diam. Kumparan stator berfungsi membangkitan tegangan bolak-balik 3 fase sehingga arus yangdihasilkan akan lebih rapat dan tidak putus-putus.

  3. Rectifier

    Rectifier (rangkaian dioda) Dioda / rectifier berfungsi untuk menyearahkanarus listrik. Didalam alternator terdapat 2 buah rectifier, yaitu rectifier negativedan rectifier positif. Rectifier positif ditandai dengan adannya terminal Bpadaalternator. Terminal B pada alternator biasannya berupa baut yang dibuat lebihpanjang dan atau lebih besar.

  4. Regulator

    Regulatorbekerja mengatur voltase accu dan voltase stator, regulator akanmengatur kemampuan komponen rotor untuk menghasilkan output dari alternator dan pengaturannya tergantung dari kecepatan putaran mesin.

  5. Pully

    Pully berfungsi meneruskan putaran mesin ke alternator membuat perbandingan putaran antara putaran mesin dan alternator.

  6. Bearing

    Setiap kecepatan putaran dari rotor tidaklah stabil, dengan adanyaperubahan kecepatan membuat putaran rotor menjadi kasar. Fungsi bearing dalamhal ini untuk memperhalus putaran rotor sehingga rotor lebih tahan lamadigunakan.

  7. Carbon brush

    Carbon brush atau yang disebut sikat karbon berfungsi untuk mengalirkan arus listrik dari regulator ke rotor melalui slip ring untuk menghasilkan kemagnetan

  8. Dioda

    Dioda berfungsi untuk menyearahkan arus AC yang dihasilkan oleh stator menjadi arus searah DC. Serta berfungsi untuk mencegah arus dari baterai supaya tidak kembali ke stator.

  9. Kipas

    Kipas berfungsi untuk mendinginkan dioda dan kumparan pada alternator.

  10. End frame

    End frame sebagai rumah dudukan alternator pada mesin.

 

 

 

 

 

Artikel terkait

Back to top button