News

Komponen Sistem Rem Cakram Mobil

Sistem rem menggunakan prinsip perubahan energi dari energi gerak ke energi panas. Ini adalah kebalikan dari mesin, mesin kendaraan menggunakan perbubahan energi dari panas pembakaran ke bentuk gerakan. Namun, saat gerakan itu disalurkan ke roda ada mekanisme lain yang memperlambat putaran roda dengan mengubahnya kembali ke bentuk energi panas. Ini karena energi tidak dapat dibuat dan dimusnahkan, sehingga untuk menghilangkan sebagian energi pada roda kendaraan, harus diubah ke bentuk lain. Bentuk perubahan energi yang paling memungkinkan adalah perubahan ke energi panas (Anoname, 1995).

Untuk mengubah energi gerak ke energi panas, sistem pengereman menggunakan gesekan dua material akibatnya akan menyebabkan panas, Panas tersebut timbul karena energi gerak yang saling bergesekan yang menimbulkan energi panas. Sistem pengereman bekerja apabila terdapat gesekan antara piringan yang terhubung dengan roda yang sedang berputar dengan kampas rem pada mobil. Gesekan tersebut dapat menghasilakn panas yang bisa melelehkan logam, sehingga harus ada penyesuaian material pada piringan dan kampas rem, Namun kalau dua benda ini terbuat dari bahan organik maka ketahanannya lemah sehingga akan cepat tergerus, karena apabila menggunakan bahan logam akan menimbulkan energi panas yang besar dan suara yang bising.

Rem cakram adalah perangkat pengereman yang digunakan pada kendaraan modern. Rem ini bekerja dengan cara menjepit cakram yang biasanya dipasangkan pada roda kendaraan, untuk menjepit cakram digunakan caliper yang digerakan, oleh piston untuk mendorong sepatu rem ke cakram, rem jenis ini biasanya digunakan pada kereta api, sepeda motor, sepeda. Pada mobil balap bahan yang digunakan biasanya dari kramik agar tahan panas yang ditimbulkan selama proses pengereman (Setiawan, 2014). Berikut ini merupakan beberapa komponen sistem rem cakram mobil dan fungsinya adalah sebagai berikut..

Komponen Sistem Rem Cakram Mobil

  1. Pedal rem

    Merupakan mekanisme yang dirancang sedemikian rupa, digunakan untuk membangkitkan tekanan minyak rem yang ada pada master silinder rem dengan cara diinjak oleh pengemudi.

  2. Master Silinder

    Mentransfer minyak rem yang telah dipompa ke rem roda depan dan roda belakang melalui pipa-pipa dan slang – slang dengan cara mengubah gerak pedal rem kedalam tekanan hidraulis (Rahayu Hasti).

  3. Booster Rem

    Alat ini berfungsi untuk mengurangi tenaga yang dibutuhkan pengemudi pada saat menekan pedal rem. Alat ini disebut juga sebagai pengganda tenaga pengereman. Booster rem bekerja berdasarkan kevacuman yang ada di intake manifold untuk membantu pengereman pengemudi.

  4. Pipa-pipa Rem

    Pipa-pipa rem berguna untuk menyalurkan minyak rem dari master silinder menuju wheel silinder yang ada di masing-masing roda.

  5. Selang Fleksibel

    Selang fleksibel digunakan untuk menghubungkan pipa rem dengan silinder roda, diberi nama selang fleksibel karena konstruksinya yang dapat mengimbangi gerakan suspensi.

  6. Tuas Rem

    Tangan Tuas rem tangan merupakan suatu mekanisme yang dirancang untuk mengaktifkan rem parkir melalui gerakan mekanis yang dihubungkan melalui batang penghubung dan kabel rem parkir.

  7. Disc Brake

    Disc adalah komponen rem cakram yang digunakan sebagai bantalan gesekan pada saat dilakukan pengereman, disc akan ikut berputar atau berjalan seiring dengan pergerakan roda kendaraan yang dihubungkan oleh baut kendaraan.

  8. Caliper

    Caliper adalah komponen rem disc yang berguna untuk menerima dan meneruskan gaya pengereman, Pada caliper terdapat piston yang menerima tekanan dari minyak rem yang akan bergerak maju untuk memberikan daya tekan pada rem, tipe rem cakram yaitu: type fixed caliper (double piston) dan type floating caliper.

  9. Pad Rem

    Pad rem adalah komponen yang menekan dan bergesekan dengan disc, Pad rem ini dipasang pada kaliper rem dan dapat bergerek maju mundur di saat piston pada kaliper menekan. Pad rem lebih sering dikenal dengan sebutan kanvas rem (Yulianto, 2005).

 

 

 

Sumber : Pdf repository.umy.ac.id

 

Artikel terkait

Back to top button