Tips & Trik

Jangan Abaikan Lampu Belakang Mati, Penyebab Sepele Berdampak Fatal

Lampu belakang itu sama pentingnya dengan lampu utama atau lampu depan. Kalau sampai mati, dampaknya bisa sama berbahayanya dengan lampu depan yang mati. Lampu belakang mati atau tidak sesuai aturan, menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, bisa berakibat konsekuensi kurungan hingga 2 bulan atau denda hingga Rp 500 ribu.

Lampu belakang atau stop lamp merupakan komponen yang penting untuk berkomunikasi dengan kendaraan lain di belakang kita. Tak hanya tilang atau denda, dampak yang lebih serius bila lampu belakang mati adalah taruhan atas keselamatan atau safety berkendara. Risiko tabrakan jadi lebih besar karena mobil berikut sinyal pengereman tak terlihat oleh kendaraan di belakang kita. Apalagi saat visibility buruk karena gelap atau cuaca buruk seperti hujan deras atau kabut.

Lampu belakang mobil memiliki bentukyang berbeda-beda tergantung jenis dan tipe mobil. Apalagi pada lampu belakang aftermarket untuk memenuhi kebutuhan modifikasi, desain dan fiturnya lebih bervariasi dibanding lampu belakang versi standarnya. Ada lampu belakang horisontal, vertikal, bahkan menyatu dengan spoiler. Teknologinya pun makin berinovasi, dengan pemakaian LED, fitur sequential atau running sein hingga ceremonial.

Bentuk, desain dan fitur lampu belakang standar maupun pabrikan kini makin beragam dan berbeda-beda. Namun semua lampu belakang selalu memiliki satu kesamaan, terdiri atas komponen lampu dengan fungsi lampu rem yang berwarna merah, lampu mundur yang berwarna putih dan lampu sein dengan warna orange atau kuning.

Jika salah satu komponen atau fungsi lampu tersebut mati, saat itulah risiko bahaya jadi meningkat. Penyebab paling umum lampu belakang mati atau tidak berfungsi optimal, misalnya salah satu lampunya tidak berfungsi, adalah bohlam atau sekring putus. Rumah bohlam lampu yang berkarat juga bisa memicu matinya lampu mobil.

Sekring merupakan komponen yang berfungsi sebagai pengaman yang mencegah aliran arus listrik berlebihan, saat terjadi korsleting pada kabel. Jadi bila lampu mati dan sekring putus, periksa jalur kabel lampu. Lampu belakang bisa juga mati karena ada kabel yang putus, terkelupas, atau soket sambungan yang kotor atau kendor. Periksa kabel-kabel lampu yang berhubungan dengan jalur ke rem, lampu mundur serta lampu sein.

Artikel terkait

Back to top button