Tips & Trik

Tips Belanja Fog Lamp, Warna Putih Atau Kuning?

Fog lamp atau lampu kabut kini jadi lampu eksterior penting. Lampu kabut bukan sekadar aksesori yang membuat tampilan mobil jadi lebih modern atau stylish. Fog lamp juga jadi peranti yang penting untuk safety berkendara. Terutama saat berkendara di cuaca ekstrem atau kawasan pegunungan yang akrab dengan hujan deras atau kabut.

Tak hanya fungsional, toko aksesori dan rumah modifikasi kini menyediakan beragam fog lamp aftermarket dengan paket menarik. Desainnya makin cakep, pemasangannya mudah, bahkan plug n play, fiturnya juga makin lengkap. Tak hanya jadi lampu kabut, fungsi fog lamp pun kini bisa disatukan dengan Daytime Running Light atau DRL.

Fog lamp (https://www.rumahmodifikasi.com/product-category/eksterior/autolamp/fog-lamp/) atau lampu kabut berwarna putih sering kali dianggap memiliki efisiensi yang lebih baik. Dengan cahaya putihnya, tampilan mobil juga jadi berkesan lebih kinclong, mutakhir dan stylish. Tapi benarkah demikan? Mana yang memberikan penerangan lebih baik, foglamp berwarna putih atau kuning. Yuk simak, biar enggak salah pilih saat modifikasi atau belanja fog lamp.

  1. Setelan Pancaran Cahaya

Fog lamp alias lampu kabut, dibuat untuk membantu pengemudi agar memiliki visibilitas lebih baik saat kondisi berkabut. Sebenarnya, tidak ada cahaya yang bisa menembus kabut. Kuncinya ada pada setelan pemasangannya. Lampu kabut harus memiliki pola pancaran lebar antara 70 hingga 120 derajat, tidak terlalu memancar ke atas.

Intensitas cahaya ke arah ke kabut tidak boleh terlalu tinggi untuk mengurangi pantulan cahaya ke dalam bidang visi pengemudi. Lampu kabut harus dipasang dan ditujukan untuk menerangi jalan di bawah kabut yang cenderung tidak terlalu tebal dibandingkan bagian atas. Jadi, itulah sebabnya fog lamp diletakkan di bagian bumper atau lebih rendah, agar mengarah lurus ke area bawah di depan mobil.

  1. Cahaya Kuning VS Kabut Putih

Setiap gelombang dalam spektrum cahaya memiliki panjang gelombang yang berbeda. Kelembapan udara yang membentuk kabut secara selekif menyebarkan gelombang warna dengan panjang yang berbeda. Lampu berwarna kuning lebih efektif karena memiliki spektrum berbeda dibandingkan kabut yang juga berwarna putih. Pemilihan lampu berwarna kuning sama seperti pengemudi mobil balap yang memilih lampu berwarna biru ketika bertanding di padang pasir : lampu berwarna kuning akan melebur saat dihadapkan dengan lingkungan padang pasir yang juga berwarna kuning.

  1. Jadi, Kuning Lebih Baik?

Tergantung peruntukan dan situasi yang dihadapi… Hampir semua lampu kabut yang berwarna kuning terbuat dari bola lampu putih dengan filter atau lensa berwarna kuning. Dengan adanya lensa tambahan yang melapisi lampu, output cahaya jadi berkurang hingga 30%. Cahaya warna kuning akan lebih membantu menembus kabut, namun lampu dengan warna putih menghasilkan intensitas cahaya lebih terang.

Lampu kuning dapat meningkatkan visibilitas pengemudi diantara kabut, hujan, atau salju. Bukan karena warna tersebut menembus kabut atau memantulkan lebih sedikit tetesan hujan, tapi karena cara mata manusia memproses cahaya yang berbeda. Lampu kuning yang dihadapkan dengan lingkungan berwarna putih membuat nyala kuning lebih dominan dan berbeda.

Tag
Tampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close