News

Air Hujan Bisa Jadi Musuh Bodi Mulus Mobil, Ini 3 Alasannya

Jangan remehkan apalagi abaikan air hujan. Kalau terlalu lama didiamkan, air hujan bisa merusak bodi dan cat mulus mobil kesayangan. Tak hanya cat standar dari pabrik, cat istimewa racikan custom rumah modifikasi pun bisa rusak gara-gara air hujan. Tak hanya cat, karet wiper yang tersiram air hujan tanpa dibilas pun bisa jadi cepat getas dan bisa merusak kaca. Nah lo, jadi panjang kan dampaknya… 

Memangnya seberapa berbahaya sih air hujan itu? 

Cat Kusam
Air hujan bisa jadi berbahaya untuk mobil, kalau dibiarkan tanpa dibilas dalam waktu lama atau berkali-kali. Hujan berasal dari uap air, yang sebagian besar dihasilkan dari penguapan air laut, yang mengandung garam. Apalagi kalau bercampur polusi, kandungan atau sifat asam air hujan jadi makin tinggi. Air dengan kandungan garam dan asam ini sifatnya merusak, tajam untuk cat mobil. Kalau dibiarkan mengering tanpa dibilas, lama-lama akan membuat cat jadi kusam. 

Jamur
Kandungan asam dalam air hujan bisa jadi lahan subur untuk tumbuhnya jamur. Apalagi kalau kondisi bodi kotor, plus cipratan kotoran lumpur dan air dari jalanan, lalu dibiarkan mengering di bodi tanpa dibilas. Air hujan di bodi mobil, lalu dibiarkan mengering sendiri tanpa dibilas, kemudian terpapar panas dari sinar matahari. Biarkan berulang dalam waktu lama, kombinasi ini akan menghasilkan jamur. 

Dalam waktu lama, jamur akan flex pada cat yang sulit dihilangkan. Pada mobil berwarna terang atau cerah, gejala jamur terlihat dari cat yang jadi berwarna kekuningan. Air hujan yang mengering di kaca juga bisa memicu jamur, berupa bercak atau water spot. Ini bisa membahayakan karena berakibat visibilitas atau jarak pandang yang memburuk. 

Korosi
Ini paling membahayakan, air hujan bikin bodi korosi atau berkarat, apalagi kalau ada bagian bodi yang baret atau lecet. Penyebabnya sama, kandungan asam dalam air hujan. Tanpa baret pun beberapa bagian juga rawan korosi bila dibiarkan sering terpapar air hujan tanpa bilas atau dicuci, seperti ruang mesin, engsel-engsel pintu hingga kolong.

Image source by: Pixabay.com

Artikel terkait

Back to top button