News

Adaptive Driving Beam, 76 Meter Lebih Jauh Tanpa Bikin Silau

Ini dia teknologi lampu depan terbaru, Adaptive Driving Beam (ADB) alias lampu pintar. Inovasi ini menghasilkan cahaya lampu depan yang lebih terang tanpa membuat silau pengendara di depan kita. Teknologi ini sudah digunakan selama bertahun-tahun di Kanada dan Eropa. Sementara di Amerika, lampu pintar ini baru akan mulai dipasang pada mobil baru mulai April 2022.

Selama ini penggunaan high beam atau lampu jauh dibatasi karena dapat membahayakan pengendara lain, terutama yang di depan atau datang dari arah berlawanan. Dengan ADB, driver bisa mendapatkan visibilitas yang lebih baik tanpa risiko saat menggunakan high beam. 

Lampu ADB ini akan membantu pengendara memiliki visibilitas yang lebih baik pada malam hari. “Lampu ADB memberikan jarak pandang yang lebih jauh dari pada high beam, tetapi pancaran cahayanya lebih kecil untuk kendaraan yang berpapasan atau ada di depan kita,” kata Jennifer Stockburger, Direktur Operasional Auto Tes Center, Customer Reports, lembaga konsumen di Amerika Serikat. 

Lampu pintar ADB memiliki bukaan tersendiri, terpasang pada lampu depan untuk mencegah silau pada pengendara lain, semacam payung yang menahan sinar matahari. Tetapi ada juga yang memproduksi ADB dengan lampu LED dan dapat diaktifkan secara selektif, sehingga tidak menyilaukan kendaraan di depan atau di arah berlawanan. 

Dalam sebuah studi pada 2019, ditemukan bahwa lampu depan ADB secara konsisten memberikan output cahaya yang lebih terang bagi driver, 86 persen lebih baik daripada lampu standar. Sementara untuk kendaraan yang datang dari arah berlawanan, ADB yang lebih terang memberikan pancaran cahaya setara dengan lampu utama atau low beam

Lampu ADB dapat menerangi area sampai 76 meter lebih jauh dari lampu driving kebanyakan. Artinya, area yang bisa dilihat lebih jauh dan memberi kesempatan pengereman yang lebih besar bila mendadak ada objek seperti pejalan kaki di jalur mobil. Artinya, lampu ADB memberikan safety yang lebih baik dibanding lampu biasa, apalagi pada malam hari dimana risiko pejalan kaki mengalami kecelakaan biasanya lebih tinggi.

Image source by: All About Circuits

Artikel terkait

Back to top button