
Grill merupakan elemen penting untuk sebuah brand, apalagi untuk modifikasi. Tak hanya menentukan karakter dan estetika wajah mobil , grill bahkan jadi identitas sebuah brand. Pabrikan menciptakan grill yang ikonik, yang kemudian jadi penanda produknya. Beberapa pabrikan mobil ada yang sengaja mempertahankan bentuk gril mereka, karena sudah menjadi hal yang ikon brand atau mobil tersebut.
Pabrikan pun kini banyak yang berinovasi dengan desain grillnya. Tak lagi terpaku pada bentuk persegi panjang atau vertikal, tapi juga desain grill yang mengarah horizontal dengan dimensi yang besar dan impresif. Seperti Audi yang tampil ikonik dan jadi trend di ajang modifikasi, berkat grill berukuran besar di wajah mobilnya.
Untuk modifikasi, mengganti satu bagian ini saja seketika bisa mengubah karakter mobil. Tak hanya terlihat lebih atraktif, elegan atau sporty, tapi grill yang tepat bahkan bisa memangkas usia mobil, jadi terlihat lebih muda. Upgrade tampilan eksterior mobil jadi makin mudah. Rumah modifikasi kini menyediakan berbagai desain grill aftermarket yang atraktif. Tinggal padu-padankan dengan berbagai komponen eksterior mobil seperti body kit atau lampu eksterior.
Tapi sebenarnya mengganti grill bukan sekadar perkara kosmetik atau upgrade tampilan saja. Pabrikan menciptakan grill bukan hanya karena pertimbangan estetika atau keindahan. Grill disematkan pada mobil karena memiliki fungsi yang mempengaruhi kinerja mesin mobil secara signifikan. Grill berfungsi membantu sirkulasi udara untuk mendinginkan ruang mesin. Udara masuk melalui lubang pada grill, dan kemudian menjaga temperatur ruang mesin agar tidak melewati batas saat mobil melaju.
Proses pendinginan mesin dengan menggunakan radiator juga akan terbantu dengan adanya grill ini. Setiap mobil dirancang memiliki radiator yang sistem kerjanya terbantu dengan adanya grill. Kisi-kisi yang memang selalu menjadi bagian dari desain grill membuat udara bisa masuk dengan mudah. Secara garis besar, saluran udara yang diberikan oleh grill membuat sistem kerja mesin tetap maksimal sepanjang mobil bekerja.
Angin akan masuk melalui celah grill dan mendinginkan kisi-kisi radiator, sehingga, suhu ideal mesin dapat terjaga secara optimal. Jika angin tidak masuk dan teralirkan dengan baik melalui lubang-lubang grill, temperatur mesin bisa meningkat dan mesin akan mengalami overheat dan mogok. Karena itu, jangan sampai menutupi grill atau memilih grill dengan desain atau model yang mengurangi aliran udara.
Grill juga bisa membantu meningkatkan aerodinamika suatu mobil. Ada mobil desain grillnya minim lubang yang mengalirkan udara ke ruang mesin. Tujuannya agar udara yang menabrak area depan mobil dialihkan melalui sisi samping atau atas mobil. Dengan kata lain, mobil tidak tertahan oleh angin. BMW menemukan teknologi yang memungkinkan grill mobil terbuka atau tertutup secara elektris, sesuai kebutuhan mesin. Teknologi tersebut dinamai Active Airstream Kidney Grille.
Image source by: Kompas Otomotif



