Tips & Trik

5 Langkah Untuk Pastikan : Ban Layak Jalan Atau Tidak

Urusan ban tidak boleh diremehkan, apalagi kalau mobil sudah naik kelas dengan beragam modifikasi. Dari mesin racing, aksesori bodi, sampai ceper dan pelek besar. Ban harus selalu dalam kondisi prima karena bekerja lebih keras dibanding ban mobil standar. Menurut data PT Jasa Marga sepanjang Januari hingga Oktober 2021, 17 persen kecelakaan terjadi karena kondisi ban dan rem yang tidak baik. Sementara setiap hari rata-rata ada lebih dari 14 ribu kendaraan yang ngebut atau overspeed di jalan tol. Kebayang kalau 1 persen saja kondisi bannya tidak layak kan… 

Untuk menjaga keselamatan kita, dan ‘investasi’ modifikasi kita, pastikan ban mobil selalu dalam kondisi baik. Tak hanya kecelakaan, ban tak layak pakai bisa merusak komponen seperti pelek hingga suspensi.

Caranya mudah kok, berikut 5 cek lis pengecekannya:

    • Tekanan Ban
      Tekanan ban tak boleh kurang, tak boleh lebih. Cek tekanan ban setidaknya sekali sebulan dan sebelum perjalanan jauh. Panduan tekanan yang tepat ada di stiker di pintu pengemudi, doorpost atau buku manual. Tekanan terlalu rendah membuat ban cepat aus dan panas, sementara tekanan berlebihan juga berbahaya karena mudah pecah dan sulit dikendalikan. Cek tekanan saat ban mobil masih dingin, belum dipakai atau kurang lebih 3 jam usai dipakai.
    • Cek Alur Ban
      Pastikan alur ban masih tebal dan baik. Ban yang botak tidak bisa mencengkeram aspal dengan baik. Caranya, cek TWI (Tread Wear Indicator) yang menunjukkan tingkat keusan ban atau dengan koin. Selipkan koin di tapak ban, kalau kelihatan semua, berarti waktunya untuk ganti ban.
    • Tutup Pentil Harus Ada
      Jangan mengendarai mobil dengan ban yang tanpa penutup pentilnya. Berkendara dengan ban tanpa tutup pentil bisa menyebabkan kebocoran udara dan berakibat kurangnya tekanan.

    • Jaga Keseimbangan
      Lakukan rotasi posisi ban setiap 9.600 km untuk memperpanjang umur ban, menghindari putaran ban yang tak stabil. Aturannya, ban belakang kanan dirotasi dengan ban depan kiri. Ban belakang kiri dirotasi dengan ban depan kanan. Kalau ban sampai aus di bagian tertentu saja, cek di bengkel atau rumah modifikasi kepercayaan, hal ini menandakan ada masalah pada roda atau kaki-kaki mobil.
    • Cek Ban Cadangan
      Cek kondisi ban cadangan setidaknya sebulan sekali agar selalu siap pakai saat dibutuhkan. Karena jarang dipakai dan tidak terlihat, ban cadangan sering terabaikan. Cek tekanan angin dan kualitas karet ban.

Image source by: JawaPos.com

Artikel terkait

Back to top button