Dengan banyaknya variasi kendaraan yang digunakan pada saat ini maka sistem rem juga harus disesuaikan dengan kondisi dari kendaraan yang ada, misalnya saja sistem rem yang ada pada kendaraan minibus tidaklah sama dengan sistem rem yang ada pada kendaraan seperti bus, hal ini disebabkan karena torsi yang dihasilkan oleh bus jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan minibus sehingga digunakan sistem rem yang berbeda pada kedua kendaraan tersebut. Begitu juga kendaraan lainnya sistem rem yang digunakan haruslah sesuai dengan karateristik dari setiap kendaraan (Afif Ahmad, 2015). Berikut ini merupakan macam macam jenis sistem rem, yaitu :
Macam Macam Jenis Sistem Rem Mobil
-
Sistem Rem Mekanik
Sistem Rem Mekanik ini merupakan Sistem Rem yang paling sederhana dan tidak terlalu banyak memakai komponen. Sistem Rem ini umumnya digunakan untuk kendaraan kecil dan kendaraan lama, juga digunakan pada rem tangan (hand brake). Komponen Terpenting dalam Sistem Rem jenis mekanik ini yaitu sepatu rem, tuas dan kawat/seling (Afif Ahmad, 2015). Sistem Rem Mekanik lebih mudah dalam perawatan dan perbaikan karena kontruksi yang sederhana.
-
Sistem Rem Hidrolik
Sistem Rem Hidrolik merupakan sistem rem yang menggunakan media fluida cair sebagai media penghantar/ penyalur gerakan. Sistem rem hidrolik ini perlu perawatan yang berkala karena komponen-komponen rawan terhadap kerusakan, apabila terjadi kerusakan/ kebocoran pada selang atau sambungansambungan penyalur fluida maka akan mengganggu siklus aliran atau kerja dari sistem rem hirolik. Komponen terpenting dalam sistem rem hidrolik yaitu sepatu rem, master silinder, actuactor cylinder, dan tuas (Afif Ahmad, 2015).
Sistem rem hidrolik ini bekerja yaitu apabila tuas pedal rem diinjak maka tuas akan meneruskan gerakan ke master silinder, didalam master silindder terjadi perubahan dari energi kinetik menjadi tekanan pada minyak rem yang kemudian diteruskan menuju actuactor cylinder melewati selang/pipa-pipa tekanan tinggi, setelah tekanan sampai di actuactor cylinder kemudian gaya tekan dirubah kembali menjadi gerakan/kinetik oleh actuactor cylinder untuk menggerakkan sepatu rem yang kemudian menekan tromol / disk agar terjadi proses pengereman. -
Sistem Rem Neumatik
Sistem Rem Pneumatic merupakan sistem rem yang menggunakan media fluida gas sebagai penghantar / penyalur gerakan. Dalam Sistem ini kontruksi tidak terlalu rumit karena sistem rem hidrolik ini merupakan sistem rem tambahan untuk membantu sistem rem kendaraan. Sistem rem hidrolik ini umumnya dipasang pada kendaraan berat dan besar karena membutuhkan daya pengereman yang besar juga. Komponen terpenting dalam sistem rem ini adalah kompresor, selang tekanan tinggi, dan katup pengatur (Afif Ahmad, 2015).
-
Rem Kaki
Rem kaki adalah sistem yang mengubah gaya penekanan pedal rem menjadi tekanan hidrolis dan mengunakan tekanan hidraulis ini untuk mengoprasikan rem pada masing – masing roda, memperlambat jalannya kendaraan dan menghentikannya. rem ini bekerja sebagai rem utama.
-
Rem Tangan
(Hand breake) Rem tangan adalah untuk melakukan pengereman mobil saat parkir. Rem tangan juga merupakan fasilitas keamanan pada kendaraan saat mobil keadaan parkir atau ditinggal oleh pengemudinya yang bertujuan agar mobil tidak bergerak maju dan mundur.
Sumber Pdf : eprints.umm.ac.id & prints.itn.ac.id



