News

Menyalakan Lampu Kabin Saat Berkendara Malam Itu ‘Dosa’, Nih 3 Alasannya

Lampu merupakan kebutuhan mutlak saat berkendara malam. Tapi ini tidak berlaku untuk lampu interior. Menyalakan lampu dalam kabin saat berkendara, bisa dibilang merupakan tindakan terlarang, haram hukumnya. Mengapa bisa begitu?

Sesuai namanya, lampu kabin berfungsi untuk menerangi area kabin. Lampu ini juga jadi penanda bila ada pintu yang tertutup rapat, lampu akan terus menyala, sehingga pengemudi atau penumpang dapat memeriksa pintu-pintu mobil sebelum ngegas. Jadi kecuali sengaja dinyalakan, berkendara dalam kondisi lampu kabin menyala bisa jadi bahaya. Karena kemungkinan ada pintu yang belum tertutup rapat.

Tetapi selain pintu, ada beberapa alasan lain yang membuat pentingnya lampu kabin mati saat berkendara malam.

Menyesuaikan Penglihatan

Pupil mata akan berubah ukuran sesuai intensitas cahaya yang diterima. Jika lampu kabin menyala, pupil akan mengecil dan menyebabkan jumlah cahaya yang masuk ke mata lebih sedikit. Dengan adanya lampu yang menyala di dalam kabin, kemampuan penglihatan ke luar dapat terganggu karena pantulan cahaya dari dalam mobil. Lampu kabin perlu dimatikan agar pupil mata menyesuaikan dengan intensitas cahaya di luar yang gelap.

Privasi

Saat lampu kabin menyala di tengah lingkungan yang gelap, seluruh area interior dan aktivitas kita akan terlihat jelas oleh pengendara lain. Mobil pun jadi seperti akuarium, dimana semua orang termasuk yang berniat jahat, bisa melihat isih mobil. Bahaya kan…

Menganggu Pengendara Lain

Saat berkendara malam, pengemudi perlu fokus pada area yang diterangi lampu utama, di jalur mengemudi di depannya. Adanya sumber cahaya lain, yaitu lampu kabin yang menyala, akan menganggu konsentrasi pengendara lain. Mata driver bisa jadi terdistraksi ke arah kabin yang terang, bukannya fokus pada jalan di depannya.

Artikel terkait

Back to top button