News

Catat Nih Guys, 4 Pemicu Lampu Depan Berembun

Ini problem yang sering terjadi pada saat musim hujan atau usai musim hujan, mika lampu depan berembun. Biasanya muncul saat berkendara di tempat dingin seperti pegunungan atau saat hujan deras. Embun muncul karena udara yang terperangkap dalam rumah lampu. Saat lampu dinyalakan, suhu di dalam lampu lebih panas daripada di luar lampu. Perbedaan suhu inilah yang kemudian memunculkan embun di mika lampu.

Akibatnya? Mobil modifikasi dengan lampu depan keren, jadi kusam atau tak bisa memancarkan cahaya yang maksimal karena embun. Lampu depan jadi kusam karena jamur yang tumbuh subur di area lampu yang lembap.  Tapi tak hanya estetika, lampu depan berembun juga mempengaruhi safety. 

Saat headlamp makin kusam, cahaya yang dipancarkan pun jadi makin buruk dan membahayakan keselamatan. Embun juga berpotensi membuat bohlam pecah karena embun menetes pada lampu yang menyala dengan bohlam panas. Selain itu ada juga potensi korsleting listrik bila air menyentuh kabel lampu.

Embun pada mika lampu biasanya terjadi karena ada rongga pada rumah lampu. Rongga ini dapat terjadi karena seal renggang, bocor atau getas karena usia atau kebiasaan. Saat lampu menyala, panas dari lampu akan membuat perbedaan suhu pada ruangan dalam rumah lampu dan luar lampu yang biasanya lebih dingin karena air hujan. Berikut 4 hal dan kebiasaan yang bisa memicu rusaknya seal pada headlamp.

Ganti Bohlam
Saat melepas bohlam lampu depan, lubang bolam lampu jadi terbuka. Hal ini jadi pintu masuknya udara lembab ke dalam lampu. Akibatnya ketika kita melintasi area bersuhu dingin, misalnya di kawasan pegunungan atau hujan deras pada malam hari, udara lembab di dalam lampu jadi mengembun. Pastikan bengkel atau rumah modifikasi melakukan dengan cermat, seal kembali tertutup rapat saat mengganti bohlam lampu.

Seal/Karet Tak Rapat
Bohlam lampu dilengkapi seal dari karet yang berfungsi menjaga kerapatan celah antara bohlam dan rumah lampu. Hal ini dimaksudkan agar udara dan air tidak masuk ke dalam area bohlam lampu. Pada saat ganti bohlam bila kurang hati-hati bisa menyebabkan seal sobek. Akibatnya, udara lembab atau air masuk ke lampu.

Seal Mika Bocor
Selain pada bohlam, lampu mobil juga memiliki karet seal pada sambungan antara reflektor lampu dan kaca lampu. Karet ini sifatnya permanen, tidak bisa dibuka tutup seperti karet seal pada bohlam. Seal ini bisa bocor antara lain karena usia dan terpaan cuaca dalam waktu lama, hingga jadi getas. Kalau seal ini bocor, udara lembab, air hujan atau air cucian mobil bisa masuk kedalam lampu. Akibatnya lampu mobil berair dan berembun saat menyala dan menghasilkan panas.

Parkir Panas
Seal-seal pada lampu yang terbuat dari karet, lama-lama bisa jadi renggang atau getas karena kebiasaan parkir di luar. Apalagi bila di area yang tidak terlindungi dari panas matahari dan hujan. Seal yang renggang atau bocor karena getas, jadi jalan masuk udara lembab dan air yang kemudian memicu embun pada saat lampu menyala.

 

Image source by: Otoinfo.id

Artikel terkait

Back to top button