News

Waspada Jamur Kaca, Rusak Penampilan Dan Safety, Dampaknya Bisa Fatal

Dampak jamur tidak hanya masalah estetis, tapi bisa berbahaya, bahkan fatal ketika muncul di kaca depan. Di kaca, jamur terlihat berupa bercak-bercak atau water spot, seperti kotoran atau kerak yang mengering. Bila hanya sedikit, satu atau dua bercak, membereskan jamur kaca terhitung mudah. Namun kalau sudah terlalu banyak, jamur sulit dibersihkan bahkan membahayakan keselamatan. 

Jamur kaca muncul akibat sisa air kotor yang mengendap lama, hingga mengering. Biasanya hal ini akibat air hujan atau air cuci mobil yang kualitasnya tidak baik. Karena itu, biasanya jamur kaca muncul di kaca bagian bawah karena berasal dari endapan air yang mengering oleh panas atau paparan matahari. 

Jamur yang tidak terlalu tebal, bisa dibersihkan dengan mudah dengan cairan anti jamur yang bisa kita peroleh di supermarket, toko aksesori hingga rumah modifikasi. Tapi kalau jamur sudah terlalu subur, terlalu banyak atau dalam waktu lama, akan sulit dihilangkan. Hal ini karena akar atau jamur telah masuk hingga ke pori-pori kaca. 

Jamur di kaca sudah pasti merusak penampilan. Kaca jadi terlihat kurang glowing karena bercak-bercak. Tapi tak hanya itu, jamur di kaca depan bisa membahayakan keselamatan berkendara. Dampaknya bahkan bisa fatal. 

Bercak-bercak jamur di permukaan kaca dapat merusak visibilitas atau pandangan pengemudi. Apalagi saat berkendara malam dan hujan. Jamur yang menempel di kaca membiaskan pancaran cahaya dari depan, baik dari kendaraan lain atau lampu jalan, membuat silau pengemudi. 

Dampak pembiasan cahaya ini akan makin parah saat hujan. Jamur menciptakan jejak air, bahkan sesudah disapu oleh wiper, sekaannya tidak akan bersih sempurna. Pada saat berkendara siang saja, kondisi ini bisa mengaburkan kejernihan kaca. Pada malam hari, akan makin parah saat jejak sapuan air ditambah pembiasan cahaya. 

Jadi, jangan diremehkan. Masalah jamur bisa bikin keselamatan kabur…

Image source by: Suzuki Indonesia

Artikel terkait

Back to top button