
Ganti velg dengan diameter besar merupakan salah satu langkah modifikasi yang efektif. Dengan ganti velg saja kita bisa mendapat tampilan mobil yang lebih stylish. Untuk modifikasi elegan, velg besar mempertegas karakter mewah. Sementara pada modifikasi racing, ganti velg juga bisa mendongkrak performa.
Tak hanya visual, velg aftermarket berdiameter lebih besar merupakan aksesori yang akan berdampak pada handling hingga safety kendaraan. Karena itu, pastikan modifikasi ini dilakukan oleh rumah modifikasi yang kompeten, dengan teknik yang tepat. Biar makin cakep dan enggak salah langkah, cek nih tiga teknik modifikasi velg yang biasa dilakukan.
Plus Zero
Teknik ini menciptakan kesan velg yang lebih besar dengan mengganti ban standar dengan ban yang berdiameter lebih besar. Namanya, teknik plus zero, ditambah nol karena diameter velg tidak berubah, namun ban lebih lebar. Misalnya velg standar 16×6 inci dengan ban 185/55R, dengan teknik Plus Zero dipasangkan dengan ban ukuran 195/50ZR16, 205/50ZR16 atau 205/45ZR16.
Plus One
Teknik kedua, Plus One, artinya menaikkan diameter veleg dan ban sebesar 1 inci dari ukuran standar. Misalnya velg standar 15 inci, dengan teknik Plus One, diganti dengan velg berukuran 16 inci yang lebih stylish.
Plus Two
Teknik ganti velg dengan velg baru yang berukuran 2 inci lebih besar alias Plus Two. Teknik ini merupakan langkah maksimal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan tampilan lebih eye catching tanpa mengganggu safety dan kinerja roda. Dengan penambahan diameter velg 2 inci, ban masih bisa berputar aman tanpa mentok shockbreaker atau fender, kerja rem juga masih optimal karena tidak terlalu berat.
Kuncinya, cermat memilih ban yang tepat agar dengan velg yang 2 inci lebih besar ini tinggi ban tetap sama. Ukuran ban harus disesuaikan dengan diameter dan lebar velg yang baru, sementara outside diameter atau tinggi ban tidak berubah.
Image source by: Pixabay



