Steering gear merupakan salah satu peralatan penting yang ada di dalam kapal. Berfungsi untuk membantu kapal berbelok ke arah kiri (port side) dan kanan (starboard side). Steering gear sendiri dapat berfungsi ketika kapal sedang bergerak.(Agung B Wicaksono, 2014).
Prinsip kerja dari sistem hydraulic steering gear otomatis adalah bagaimana kita harus mengemudi kapal dengan menggunakan kemudi otomatis agar kapal tetap bertahan pada haluannya dengan sedikit mungkin gerakan kemudi, yang mana untuk mencapai hal tersebut kita harus percaya pada pengaruh dari penyetelan komponen-komponen yang ada pada sistem kemudi otomatis tersebut. (Mohammad, 2011).
Fungsi dari steering gear adalah untuk mengubah arah penggerak suatu kapal. Sistem kemudi kapal berupa daun atau plat yang terletak di belakang kapal dan menggunakan sistem hydraulic untuk menggerakkan daun kemudi kekanan dan kekiri.
Komponen Steering Gear dan Fungsinya
- Hydraulic berfungsi sebagai penggerak daun kemudi melalui rudder stock, sehingga kemudi dapat bergerak bersama pada saat belok dan juga berfungsi untuk meringankan gerakan daun kemudi pada saat digerakkan.
- Rudder stock adalah poros yang mengikat rudder blade dan penerus gaya dari sistem hidrolis ke daun kemudi.
- Rudder blade berfungsi untuk membelokkan arah aliran air yang disebabkan oleh baling-baling sehingga dapat membelokkan kapal.
- Alat kontrol Mesin Kemudi.
Alat kontrol mesin kemudi dengan gerakan roda kemudi di anjungan sampai gerakan tersebut diterima oleh kamar mesin kemudi di buritan kapal, hanya dihubungkan secara listrik, jadi hubunganya hanya dengan perantara kabel-kabal saja, sehingga pipapipa hidrolik tuas-tuas kontrol pompa dan lainnya dapat ditiadakan. Tetapi untuk mengganti sistem telemotor harus dipasang motor torque (3) yang langsung dihubungkan kepada batang pengatur pada pompa-pompa Hele Shaw yang masing-masing juga disebut pompa hidrolik radial dan pompa hidrolik axial.
Sumber : Pdf repository.unimar-amni.ac.id



