Tips & Trik

Cek Minyak Rem, Perhatikan 5 Hal Penting Ini

Minyak rem merupakan salah satu cairan terpenting dalam ruang mesin mobil. Kualitas minyak rem akan turut menentukan kinerja dan performa rem. Apalagi untuk mobil modifikasi dengan mesin, pelek dan ban yang tak lagi standar. Mesin yang lebih bertenaga hingga pelek yang lebih besar dan berat, membutuhkan rem dengan akurasi yang juga di atas rata-rata.

Salah satu kuncinya, minyak rem dalam kualitas dan kuantitas yang memadai. Karena itu rutin mengecek minyak rem merupakan salah satu kebiasaan yang wajib dilakukan. Bagaimana dan apa saja yang mesti dilakukan dan diperhatikan saat cek minyak rem?  

Kebersihan Tutup Minyak Rem
Pastikan tutup reservoiar atau tabung minyak rem dalam kondisi bersih sebelum dibuka. Bersihkan dulu kalau kotor baru dibuka, untuk menjaga minyak rem tetap bersih, tidak terkontaminasi debu atau kotoran. 

Jernih, Level Maksimum
Bila cairan minyak rem dalam kondisi rem jernih, maka kondisinya bisa dibilang aman. Dalam kondisi normal, minyak rem harus berada di sekitar garis maksimum tanpa pengurangan berarti. Kalau jernih tapi sedikit berkurang dari batas ukurannya, tambahkan minyak rem sesuai batasan. 

Jangan Lewat  Batas Maksimum
Saat menambahkan minyak rem, jangan melebihi batas maksimum level minyak rem yang tertera di reservoir. Minyak rem berlebih dapat mengganggu sistem rem. 

Cairan Kotor
Kalau minyak rem kotor, tidak jernih atau kotor, maka perlu dilakukan pengurasan, bisa diserahkan pada bengkel. Minyak rem yang kotor, titik didihnya lebih rendah dibanding yang bersih atau baru. 

Minyak Rem Kurang
Kurangnya cairan atau minyak rem dapat berisiko masuknya udara ke dalam sistem hidraulis rem dan menurunkan daya pengereman. Kalau cairan berkurang hingga di bawah batas normal reservoir secara signifikan alias cukup banyak, kita perlu mewaspadai kemungkinan sistem rem bocor atau kampas rem yang perlu diganti.

Image source by: VOI.ID

Artikel terkait

Back to top button