Tips & Trik

Jaga 3 Kebiasaan Ini, Karat Pasti Jauh-Jauh Dari Mobil

Karat merupakan musuh yang membahayakan dan kehadirannya susah dideteksi. Begitu menginfeksi mobil, karat bisa jadi masalah besar. Apalagi untuk mobil modifikasi dengan bodi ceper, berikut cat custom yang eye catching. Kalau sampai terinfeksi karat, tampilan keren pun bisa jadi berantakan. 

Karat atau korosi merupakan hasil oksidasi logam yang sifatnya merusak. Cairan yang sifatnya asam atau garam seperti air hujan dan air laut merupakan media yang cepat membentuk karat. Bodi mobil yang terkena korosi jadi rapuh, bahkan kalau sampai menyerang sasis, kekuatannya bisa menurun. Tapi meskipun destruktif, kemunculan karat bisa dicegah. Karat bisa kita jaga agar jauh-jauh dari mobil modifikasi atau mobil ceper kita dengan kebiasaan ini. 

Cuci Mobil Sehabis Kehujanan
Rasanya pasti malas, habis hujan-hujan masih harus cuci mobil. Tapi ini penting untuk menjaga karat jauh-jauh dari bodi mobil karena air hujan, apalagi di kota besar dan dekat laut, sifatnya asam dan mengandung garam. Kotoran di bodi maupun kolong, apalagi kalau mobil ceper, akan mengeras dan jadi kerak bila dibiarkan lama. Saat dibersihkan bisa mengikis cat dan jadi jalan masuk karat. Apalagi kalau bodi ada baret atau lecet yang cukup dalam. 

Lecet Dan Baret, Segera Perbaiki
Bila bodi mobil baret atau lecet, segera perbaiki agar kembali mulus terlapisi cat. Ini bukan hanya perkara estetis atau enak dipandang, tapi mencegah permukaan bodi yang tidak terlindungi cat jadi jalan masuk karat. Hati-hati kalau mulai muncul noda merah di bodi, ini bisa jadi tanda terbentuknya karat. 

Rutin ‘Touch Up’ Anti Karat
Kalau perempuan melakukan touch up untuk menjaga make up tetap prima, mobil butuh touch up anti karat. Mobil baru biasanya memang sudah dilapisi anti karat. Namun seiring waktu, kualitas pelapisannya akan menurun. Paparan kotoran, hujan, matahari, baret dan lecet, hingga modifikasi yang membuat bodi mobil ceper, membuat potensi rusaknya lapisan anti karat jadi makin besar. Lakukan pemeriksaan rutin dan ulangi pelapisan anti karat setidaknya setahun sekali untuk memastikan tak ada jalan masuk korosi ke bodi, komponen atau aksesori logam lain di mobil.

Image source by: Evalube

Artikel terkait

Back to top button