Komponen Sistem Pengisian Sepeda Motor dan Fungsinya

Sistem pengisian dan penerangan dalam sepeda motor merupakan sistem kelistrikan yang saling berkaitan. Sistem pengisian berfungsi sebagai pendukung fungsi baterai, memproduksi tenaga listrik untuk mengisi kembali baterai sekaligus mendukung kinerja baterai mensuplai kebutuhan listrik ke sistem yang membutuhkannya pada saat sepeda motor dihidupkan. Berikut ini merupakan komponen sistem pengisian sepeda motor terdiri dari 4 komponen yaitu..

Komponen Sistem Pengisian Sepeda Motor dan Fungsinya

  1. Sumber Tegangan, berfungsi sebagai penyedia tegangan yang digunakan untuk mengisi baterai dan mensuplai kebutuhan sistemsistem kelistrikan.
  2. Baterai, merupakan penyimpan tenaga listrik yang dihasilkan oleh sistem pengisian, energi listrik diubah kedalam bentuk energi kimia.
  3. Rectifier, sebagai penyearah arus bolak-balik yang dihasilkan alternator menjadi arus searah, sekaligus berfungsi sebagai pengatur/pembatas (regulator) arus dan tegangan pengisian yang masuk ke baterai maupun ke lampu-lampu pada saat tegangan baterai sudah penuh maupun pada putaran tinggi.
  4. Sekering (10 A), sebagai pengaman rangkaian sistem pengisian terhadap kemungkinan adanya hubungan singkat.
    Sistem penerangan berfungsi sebagai penerangan utama sepeda motor pada saat beroperasi pada keadaan jalan yang gelap (terutama pada malam hari).
    Sistem Penerangan Sepeda Motor dibagi 2 :

    • Sistem Penerangan Tipe AC
    • Sistem Penerangan Tipe DC

 

 

 

 

 

Back to top button