
Musim hujan jadi tantangan sendiri bagi para fashionista yang selalu menginginkan tampilan mobil yang eye catching, mulus, kinclong tanpa noda. Mobil tak hanya atraktif dengan aksesori dan modifikasi, tapi juga bersih berkilau. Hal ini agak sulit diperoleh saat mobil sering diterpa hujan, jalanan becek dan genangan.
Cat mobil yang sering tertimpa hujan, bila tidak sering dicuci atau dibilas dengan air bersih, lama-lama akan rusak. Warna mobil jadi kusam, jamur, hingga memicu korosi. Hal ini karena air hujan memiliki kandungan asam yang tinggi, sehingga tidak bersahabat dengan bodi logam dan cat mobil. Tapi tak mudah, bukan berarti mustahil.
Bodi mobil bisa tetap stylish, cat berkilau walau dalam kondisi basah sehabis kehujanan. Rahasianya hanya jaga kebersihan, serta lindungi cat mobil dengan coating atau rajin pakai wax. Dengan coating atau wax, mobil modifikasi paling fashionable pun tak takut hujan-hujanan. Mobil tetap terlihat glowing bahkan usai menerjang hujan deras. Mengapa begitu? Apa bedanya coating dan wax?
Coating
Coating merupakan pelindung ekstra pada cat mobil agar tetap mengkilap meski sering tersiram hujan. Materialnya berupa lapisan pelindung bening yang dibuat dengan teknologi nano ceramic. Partikel kecil lapisan coating ini akan meresap hingga ke pori clear coat mobil dan memberi perlindungan terhadap cat.
Coating sifatnya seperti lapisan anti gores pada layar HP, melindungi cat mobil dari goresan, korosi, kotoran, jamur atau air garam hingga air hujan dan hal yang berpotensi merusak kilap cat mobil. Cairan nano ceramic ini merupakan cairan pelindung di atas vernis. Jadi selain menjaga cat dari berbagai material yang bisa merusak kilaunya, coating ini juga bisa membuat cat mobil jadi mengkilap seperti baru.
Wax
Lapisan wax merupakan pelindung cat yang menyerupai lilin di atas clear coat cat mobil. Wax menciptakan efek di bodi mobil yang biasa disebut, efek daun talas. Air hujan yang tercurah di bodi tidak menempel, tapi tersisa dalam bentuk bintik-bintik seperti air di permukaan daun talas. Namun lapisan ini sifatnya tidak permanen.
Jadi semakin sering kehujanan, semakin sering mobil dicuci, lebih sering pula kita mengulang proses waxing. Dibanding coating, usia wax relatif lebih singkat. Wax akan hilang dengan sendirinya dalam 3 sampai 5 kali pencucian mobil dengan sabun dan shampo, sehingga mesti diulang kembali pemakaiannya agar cat tetap terlindung.
Image source by: Pixabay



