
Road trip atau perjalanan darat dengan mobil perlu persiapan matang. Bila perlu lakukan modifikasi atau penambahan aksesori sesuai kebutuhan. Modifikasi untuk persiapan perjalanan ini lebih diprioritaskan pada nilai fungsi. Aksesori yang ditambahkan bukan semata-mata untuk menambah styling atau tampilan, namun kenyamanan hingga mesin yang lebih irit BBM (Bahan Bakar Mesin).
Mesin yang efisien merupakan komponen penting untuk perjalanan, karena berdampak pada kenyamanan dan ‘keselamatan’ dompet. Tiga aksesori berikut merupakan produk aftermarket penting yang akan membantu membuat perjalanan lebih nyaman, aman dan hemat. Ketiganya bisa dipasang secara plug n play, langsung pasang tanpa modifikasi atau ubahan di konstruksi mobil. Yuk, check out sebelum berangkat.
Roof Rack
Dengan aksesori ini perjalanan makin nyaman karena kabin yang lebih lega, tak lagi dipenuhi barang bawaan. Roof rack merupakan rangka penyangga yang ditempelkan di atap mobil. Aksesori ini biasanya terbuat dari plastik ABS, alumuninium yang ringan atau baja yang kuat. Rangka ini bisa difungsikan langsung untuk menyangga muatan, atau bisa juga menjadi fondasi untuk roof box. Roof rack tersedia dengan beragam desain, biasanya digunakan pada SUV, jip, serta MPV, dipasang dengan penjepit atau diperkuat dengan baut. Kita bisa memilih roof rack dengan desain dan dimensi, sesuai kebutuhan dan ukuran mobil.
Throttle Control
Aksesori mesin ini penting tak hanya untuk yang doyan ngegas, tapi juga saat harga BBM naik, throttle controller. Komponen ini hanya bisa dipasangkan pada mobil yang sudah dilengkapi teknologi Drive by Wire, dimana mekanisme bukaan gas diatur secara elektronik. Throttle control bertugas memanipulasi data dari pedal menuju throttle atau gas mesin. Dengan komponen ini, bukaan gas dapat diatur agar lebih responsif, lebih irit atau lebih efisien, sesuai kebutuhan kita.
Biasanya throttle control memiliki 3 mode setingan gas, Normal, Ekonomis (Eco) atau Sport. Setingan Eco membuat respon mesin lebih lebih lambat, tapi bahan bakar yang keluar lebih sedikit alias irit. Cocok saat melintas jalanan rata seperti tol Jakarta – Semarang atau tol Jakarta – Merak. Sementara Sport, merupakan setingan untuk bukaan gas yang sensitif. Jadi diinjak sedikit saja, mobil langsung melesat, tapi konsekuensinya jadi lebih rakus bahan bakar.
Lowering Kit
Perjalanan jauh membutuhkan kaki-kaki mobil yang kokoh menopang beban mobil dan muatannya, serta meredam guncangan jalan. Daya redam hingga ground clearance yang lebih baik bisa diperoleh dengan suspensi aftermarket, lowering kit. Dengan lowering kit, tak hanya ketinggian, keras lembut suspensi juga dapat diatur sesuai kebutuhan. Dari karakter jalan yang akan dilewati hingga muatan atau jumlah penumpang mobil.
Ada tiga jenis lowering kit, berupa per aftermarket, coilover dan air suspension. Dengan aksesori ini postur mobil dapat direduksi, jadi lebih ceper untuk meningkatkan handling dan mendongkrak tampilan. Umumnya lowering kit menurunkan ketinggian mobil antara 30 mm hingga 40 mm. Per aftermarket bisa dibilang merupakan lowering kit basic, dengan harga termurah. Coilover dan air suspension lebih mahal, namun memiliki fitur yang lebih lengkap. Seperti pengaturan keras lembut hingga pengaturan seting lewat tombol di dalam kabin.
Image source by: Modifikasi Mobil Sedan



