Tips & Trik

Tetap Adem Saat Cuaca Panas, Nih 5 Jurus Parkir Dan Atur AC-nya

Menurut data BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), suhu udara permukaan di Indonesia pada 2022 ini diprediksi memiliki kecenderungan lebih tinggi jika dibandingkan tahun lalu yang rata-rata berkisar 26,6 derajat Celcius. Hal ini akan sangat terasa untuk yang memiliki mobilitas tinggi, menghabiskan banyak waktunya di dalam mobil. 

Meski mobil dilengkapi AC, panasnya suhu udara masih dapat mempengaruhi kenyamanan. Terutama bila mobil terpakir lama, di area terbuka, apalagi bila tanpa peneduh seperti pohon atau atap. Membuka pintu mobil, rasanya bisa seperti membuka oven, suhu dalam mobil bahkan lebih panas dari suhu di luar. 

Stress menghadapi kabin dan cuaca panas, plus macet? Jangan ikutan mudah naik darah atau ngegas kecepatan fan AC mobil sampai mentok.

Nih 5 tips agar tetap hepi saat berkendara dalam cuaca panas, hati dan kabin cepat adem: 

    1. Pelindung Matahari
      Gunakan pelindung matahari, alias sunshield saat parkir di area terbuka. Toko aksesori, rumah modifikasi bahkan online shop kini menyediakan beragam jenis dan model pelindung matahari yang mudah dipasang dan dilepas, dari yang dilipat hingga model gulung atau roll sunshield. Pelindung ini akan menahan sebagian panas matahari, sehingga peningkatan suhu dalam kabin tidak terlalu tinggi, lebih cepat dingin dan melindungi bagian mobil seperti dashboard, setir hingga jok dari paparan UV dan panas matahari. Pastikan sesedikit mungkin celah yang bisa dilalui oleh sinar matahari.
    2. Atur Sirkulasi Udara
      Jangan langsung menyalakan AC saat baru masuk kabin yang panas. Panas matahari dan peningkatan suhu dapat menimbulkan beragam reaksi dan aroma pada material plastik, pelapis jok hingga pengharum kabin. Buka semua kaca mobil untuk mendorong udara panas dari kabin, dan mengalirkan udara yang lebih dingin dari luar.
    3. Mode Fresh Air
      Saat baru menyalakan AC, aktifkan mode fresh air (biasanya ditandai dengan gambar kabin dengan panah masuk ke mobil) untuk membantu mengusir udara panas dan mengganti dengan udara luar yang lebih dingin. Tunggu sekitar 1-2 menit hingga kabin mendingin, baru tutup semua jendela dan kembalikan seting AC ke posisi recirculate (tanda panah melingkar).

    4. Kecepatan Fan
      Saat AC baru menyala, fan dapat diatur dalam kecepatan tinggi untuk mendorong kondensor di depan radiator, agar terpapar udara segar. Turunkan kecepatannya pada level normal saat suhu kabin mulai sejuk.
    5. Ventilasi Jendela
      Saat parkir, sisakan celah kecil di kaca jendela untuk membantu aliran udara dalam kabin mobil. Udara panas akan mengalir menuju bagian atas kaca sehingga suhu dalam kabin tetap sama dengan suhu luar. Cukup satu celah selebar kurang lebih 1 cm saja untuk menciptakan ventilasi udara panas, jangan terlalu lebar sehingga mengancam keamanan mobil.

Image source by: Lifepal

Artikel terkait

Back to top button