Tips & Trik

Pasang Lampu Halogen, Awas Jangan Sampai Kepegang Kaca Bohlamnya

Ganti bohlam lampu merupakan keterampilan atau pengetahuan dasar yang sebaiknya dimiliki pencinta mobil, apalagi modifikasi. Salah satu pengetahuan paling mendasar yang perlu diketahui adalah, larangan menyentuh bohlam lampu, terutama dalam kondisi baru saja dimatikan. Apalagi pada lampu halogen, lampu standar yang paling umum digunakan. Mengapa tidak boleh? 

Lampu halogen merupakan jenis lampu yang paling mudah diganti. Kalau ada masalah seperti redup, kotor hingga mati, kita bisa mengecek hingga mengganti sendiri di rumah. Aturannya satu, jangan menyentuh kaca lampu halogen. Alasan utama tentu saja, panas. Lampu yang baru dimatikan setelah menyala dalam waktu cukup lama sudah pasti panas. Kalau disentuh, bisa menyebabkan luka bar di tangan, bikin melepuh. 

Meski begitu, larangan memegang kaca lampu halogen ini berlaku setiap saat. Tidak hanya saat masih panas saja. Bahkan pada saat pemasangan lampu baru pun, bisa dibilang ‘haram’ hukumnya memegang kaca lampu halogen, karena bisa memperpendek umur lampu. 

Bila kita memegang kaca lampu halogen dengan tangan telanjang, tanpa sarung tangan atau pelapis lain, hal ini akan menyebabkan bekas sidik jari di permukaan kaca. Bekas tapak atau pegangan tangan ini mengandung minyak. Lapisan bekas minyak dari tangan kita ini yang membuat bohlam lampu jadi berumur lebih pendek. 

Saat lampu menyala, apalagi dalam waktu lama, permukaan kaca lampu akan memanas. Adanya bekas minyak dari tangan kita mengakibatkan penyebaran panas jadi tidak merata. Ada bagian tertentu yang lebih panas dibanding bagian yang tidak tersentuh. Akibatnya, filamen lampu jadi cepat putus karena panas yang tidak rata ini. 

Salah satu tanda lampu rusak atau mati karena bekas terpegang adalah adanya warna hitam seperti gosong. Bekas hitam ini terjadi karena panas berlebih akibat lapisan minyak dari jari. Lalu bagaimana kalau tidak sengaja terpegang? Segera bersihkan, lap hingga tuntas, pastikan tidak ada lapisan minyak yang tersisa.

Image source by: Pixabay

Artikel terkait

Back to top button