Mekanisme Kerja Sistem Rem Hidrolik
Sistem rem hidrolik merupakan sistem rem yang menggunakan media fluida cair sebagai media penghantar / penyalur gerakan. Sistem rem hidrolik ini sangat rumit dan perlu perawatan yang berkala karena komponen – komponen rawan terhadap kerusakan, apabila terjadi kerusakan / kebocoran pada selang atau sambungan – sambungan penyalur fluida maka akan mengganggu siklus aliran atau kerja dari sistem rem hidrolik. Komponen terpenting dari sistem rem hidrolik adalah sepatu rem, master cylinder, Actuator Cylinder, dan tuas(Ryan Bagas Wicaksono, Ranto, Yuyun Estrianto, 2000).
Sistem rem hidrolik ini bekerja ketika apabila tuas / pedal rem diinjak maka tuas akan meneruskan gerakan ke master cylinder, di dalam master silinder terjadi perubahan dari energi kinetik menjadi tekanan pada minyak rem yang kemudian diteruskan menuju actuator cylinder melewati selang / pipa – pipa tekanan tinggi. Setelah tekanan sampai di actuator cylinder kemudian gaya tekan dirubah kembali menjadi gerakan / kinetik oleh actuator cylinder untuk menggerakan sepatu rem untuk menekan tromol / disk sehingga terjadi proses pengereman pada roda 3. Mekanisme kerja sistem rem pneumatik.