CuacaNewsTips & Trik

Perawatan Mobil Setelah Menerjang Banjir

Hujan lebat dan banjir mengawali bulan-bulan pertama tahun 2020. Tak hanya di Jakarta, tapi juga berbagai wilayah lain di Tanah Air. Mobil modifikasi kesayangan ikut jadi korban? Mungkin tak sampai terendam sampai berhari-hari, tapi memaksa menerjang genangan atau ada air yang rembes sampai kabin, kalau tak dikeringkan dengan benar bisa jadi masalah lho. Masalah yang muncul akibat banjir tak hanya kabin apek, tapi bisa sampai korosi dan kerusakan komponen elektrik mobil.

Jadi apa yang harus dilakukan setelah mobil menerjang banjir…? Harus segera keringkan mobil agar kerusakan atau masalah tak semakin memburuk. Ada 3 bagian paling rentan dan harus segera dikeringkan bila sampai basah karena terendam atau rembes saat menerjang banjir. Berikut ini adalah langkah awal dalam perawatan mobil setelah menerjang banjir.

Perawatan Mobil Setelah Menerjang Banjir

  1. Mesin

    Kalau mesin mobil sampai mati saat atau usai menerjang mobil, jangan dihidupkan lagi apalagi sampai dipaksa di-starter. Besar kemungkinan akan terjadi korslet pada bagian kelistrikan. Kalau dipaksa bukannya hidup, tapi malah berujung belanja komponen atau aksesori elektrik karena rusak. Lebih baik, lepaskan kabel aki untuk memutus aliran listrik dan menghindari terjadinya korsleting. Lakukan mulai dari bagian minus.
    Cek filter udara dan busi, manfaatkan angin dari kompresor untuk membersihkannya. Cek kondisi oli, buang oli mesin dan biarkan baut tetap terbuka. Usai melewati genangan atau terendam banjir, kemungkinan besar oli tercampur air dan harus diganti. Jika filter dan busi telah bersih, keringkan juga lubang busi atau ruang bakar, tempat sekring, dan komponen lainnya dengan kompresor.

  2. Kabel-Kabel

    Air bisa menyusup ke bagian komponen-komponen yang paling sempit dan kecil sekalipun. Kelistrikan merupakan salah satu bagian yang paling rentan. Kabel-kabel mobil dan audio, apalagi bila dilengkapi berbagai peranti modifikasi audio, bisa jadi tak berdaya gara-gara air banjir. Kalau sampai mati, untuk membersihkan dan mengeringkan perlu ketelitian dan pengetahuan khusus. Lebih baik serahkan ini pada bengkel atau rumah modifikasi andalan.
    Kalau masih bekerja dengan baik, kabel-kabel tetap harus diperiksa, dibersikan dan dikeringkan. Jangan lupa, cabut dulu aki mobil untuk mencegah korsleting, baru mulai bereskan kabel-kabel. Dimulai dengan membersihkan pembungkus kabel, bersihkan lumpur dan semprot dengan angin bertekanan.

  3. Interior

    Interior mobil merupakan bagian yang paling susah dibersihkan. Kalau hanya rembes, masih bisa dibereskan dengan cepat di salon mobil. Paling gawat, kalau sampai ada lumpur yang masuk. Segera keluarkan, cuci bersih semua karpet, lalu keringkan. Membersihkan dan mengeringkan interior harus dilakukan sesegera setelah basah atau kebanjiran. Kalau ditunda, interior seperti karpet, door trim atau jok basah akan mengakibatkan bau apek. Bagian interior seperti karpet dan jok harus dikeringkan dengan sinar matahari, blower sifatnya hanya membantu untuk mempercepat saja.

Artikel terkait

Back to top button