
Suspensi merupakan komponen penting untuk modifikasi. Suspensi membantu upgrade tampilan, dengan mengurangi atau menambah ketinggian mobil. Komponen kaki-kaki mobil ini juga penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan mobil. Suspensi membantu handling kendaraan dengan menahan mobil, menstabilkan dan meredam ketika terjadi guncangan akibat jalan berlubang atau bergelombang.
Mobil yang ceper atau jangkung keren, nyaman, aman dan bisa diandalkan, syaratnya mesti mempunyai kaki-kaki yang kokoh. Tampilan cakep, kenyamanan dan keamanan berkendara, berasal dari suspensi yang sehat. Selain kualitas komponennya sendiri, suspensi sehat dan panjang umur bisa kita peroleh karena kebiasaan baik kita. Apalagi kalau mobil sudah full modifikasi, bodi ceper, velg besar berikut body kit. Jangan hanya mikirin penampilan. Jaga 5 kebiasaan berikut agar suspensi mobil dan lowering kit panjang umur, mobil keren kita tetap nyaman dan aman.
- Hindari Jalan Berlubang
Hati-hati mengemudi, jangan main hajar jalan berlubang atau polisi tidur. Suspensi memang dirancang untuk menyerap dampak guncangan, tapi ada batasan seberapa besar tekanan yang bisa diterima. Benturan karena lubang atau gundukan dalam kecepatan tinggi, bisa merusak shockbreaker. Suspensi yang rusak biasanya amblas dan membuat posisi mobil jadi miring sehingga bekerja dengan tidak maksimal. Bila dibiarkan, mobil jadi limbung.
- Beban Sesuai Kapasitas
Setiap mobil memiliki kapasitas maksimal untuk menahan dan menampung beban. Setiap pemilik mobil harus tahu dan mematuhi batas maksimal kapasitas angkut kendaraannya, demi safety. Mobil menggunakan suspensi dan ban sebagai tumpuan untuk mengangkut beban, baik penumpang atau muatan lainnya. Bila terlalu berat atau kelewat sering melebih kapasitas muatan mobil, handling mobil jadi lebih sulit, oleng hingga suspensi patah.
- Perawatan Karet Shockbreaker
Cek dan rawat secara teratur suspensi dan shockbreaker mobil, termasuk karet-karet pelindungnya. Ganti bila mulai getas atau robek. Karet pelindung shockbreaker berfungsi menjaga shockbreaker tetap bersih dari kotoran. Kalau karet pelindung ini rusak, kotoran bisa masuk ke dalam shockbreaker membuat fungsinya tidak optimal. Dalam jangka panjang, kotoran bahkan bisa membuat shockbreaker bocor, aus dan terkikis.
- Tekanan Ban Pas
Lakukan pemeriksaan tekanan ban secara berkala, kurang lebih setiap 40 ribu km, pastikan tekanannya pas, tak kurang dan tak lebih. Suspensi bertugas meredam getaran selama mobil bergerak, menghajar lubang atau gundukan. Bila ban kekurangan udara, suspensi jadi harus bekerja lebih keras. Akibatnya, umur jadi lebih pendek.
- Cek Servis Berkala
Cek dan lakukan servis secara teratur pada area suspensi mobil. Cek kondisinya, periksa bagian hidrolis dan olinya, jangan sampai bocor. Jaga kebersihannya dan cek, apakah terdapat korosi. Korosi merupakan musuh suspensi karena dapat melemahkan strukturnya.



