{"id":7713,"date":"2024-01-24T10:56:56","date_gmt":"2024-01-24T03:56:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/?p=7713"},"modified":"2024-01-24T11:02:53","modified_gmt":"2024-01-24T04:02:53","slug":"hati-hati-ngegas-di-tol-7-hal-ini-bisa-picu-pecah-ban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/hati-hati-ngegas-di-tol-7-hal-ini-bisa-picu-pecah-ban\/","title":{"rendered":"Hati-Hati Ngegas Di Tol, 7 Hal Ini Bisa Picu Pecah Ban"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak kecelakaan bermula dari ban. Hal ini dipicu oleh dua hal, kualitas dan kapasitas ban yang tidak tepat. Menurut data Jasamarga, 18-23 kecelakaan terjadi karena pecah ban. Ban merupakan komponen safety yang vital karena satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Masalah pada ban, apalagi sampai meledak, bisa berakibat fatal. Mumpung sekarang tol sudah terentang dari ujung ke ujung pulau Jawa dan perjalanan darat makin mudah,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 24pt;\"><strong>yuk kenali 7 hal pemicu pecah ban ini<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><b><span style=\"font-size: 14pt;\">1.Kurang Angin<\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ban dengan tekanan angin terlalu rendah atau kurang mengakibatkan dinding samping ban loyo atau fleksibel berlebihan. Hal ini memicu kenaikan temperatur ban, apalagi saat melaju dengan kecepatan tinggi pada suhu yang panas. Panas berlebihan akan merusak tapak ban dan bisa meledak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><b><span style=\"font-size: 14pt;\">2.Angin Berlebihan<\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan angin berlebihan membuat ban keras dan mudah rusak, mobil juga sulit dikendalikan saat terkena lubang atau permukaan jalan kasar. Hal ini bisa karena alat pengukur yang tak akurat saat pengisian. Ada yang sengaja menambah tekanan ban untuk mengurangi rolling resistance, agar lebih irit bahan bakar. Jangan ya guys, niat irit ini malah bisa jadi bahaya. Ikuti saja standar tekanan angin ban yang direkomendasikan oleh pabrikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><b><span style=\"font-size: 14pt;\">3.Beban Berlebih<\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini sering terjadi saat musim mudik atau liburan. Beban berlebih biisa karena penumpang atau barang bawaan. Perhatikan Load Rating atau batas daya angkut, sesuaikan dengan standar dan gunakan ban sesuai batas bebannya. Kode Load Rating tertera dibagi samping ban berupa 2 angka sebelum kode speed rating ban. Semakin tinggi angka tersebut semakin berat beban yang dapat diangkut.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><b><span style=\"font-size: 14pt;\">4.Benturan<\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lubang, gundukan atau benda lain yang terhantam dengan kecepatan tinggi bisa meyebabkan kerusakan ban seperi benjol sampai pecah. Saat terbentur, mungkin ban tidak pecah, tapi bisa saja terjadi kerusakan struktur ban. Kerusakan ini sewaktu-waktu bisa memicu pecah ban saat dipacu pada kecepatan tinggi, beban berat dan suhu panas.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><b><span style=\"font-size: 14pt;\">5.Kecepatan Terlalu Tinggi<\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengemudi dengan kecepatan tinggi, apalagi saat panas dan beban berlebih, bisa memicu pecah ban. Ban memiliki speed rating yang menentukan kecepatan maksimum yang bisa ditanggung. Ban dengan rating tinggi memiliki penguat tambahan dan mudah melepaskan panas. Speed Rating ban tertera di bagian samping ban, yaitu huruf terkahir pada kode ban.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><b><span style=\"font-size: 14pt;\">6.Tipis<\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan TWI (Thread Wear Indicator), indikator penanda bahwa ban sudah mencapai batas keausan yang diizinkan. Kalau tapak ban sudah aus sampai menyentuh TWI, itu berarti waktunya harus ganti ban. Jangan tunggu sampai benang atau kawat ban menyembul, retak atau benjol.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><b><span style=\"font-size: 14pt;\">7.Usia<\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karet ban akan kehilangan elastisitas, rapuh dan mengeras seiring waktu dan pemakaian. Cord atau kawat ban juga akan mengalami degradasi kekuatan, sehingga ban mudah meledak saat digunakan. Ban yang digunakan selama lebih dari 6 tahun akan mengalami penurunan kualitas signifikan dan dianjurkan untuk diganti meskipun penampakannya masih terlihat bagus. Cek kode produksi ban di dinding samping ban. Misal kode 0806, artinya ban diproduksi pada minggu kedelapan tahun 2006.<\/span><\/p>\n<p>Image source by: Autos.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak kecelakaan bermula dari ban. Hal ini dipicu oleh dua hal, kualitas dan kapasitas ban yang tidak tepat. Menurut data Jasamarga, 18-23 kecelakaan terjadi karena pecah ban. Ban merupakan komponen safety yang vital karena satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Masalah pada ban, apalagi sampai meledak, bisa berakibat fatal. Mumpung sekarang tol &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7714,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[38],"tags":[897,1117,356,1111],"yst_prominent_words":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7713"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7713"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7713\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7716,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7713\/revisions\/7716"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7713"},{"taxonomy":"yst_prominent_words","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/yst_prominent_words?post=7713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}