{"id":6648,"date":"2023-10-19T14:50:36","date_gmt":"2023-10-19T07:50:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/?p=6648"},"modified":"2023-10-23T10:41:31","modified_gmt":"2023-10-23T03:41:31","slug":"5-cara-membersihkan-pelek-mudah-tapi-harus-telaten-dan-detail","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/5-cara-membersihkan-pelek-mudah-tapi-harus-telaten-dan-detail\/","title":{"rendered":"5 Cara Membersihkan Pelek, Mudah Tapi Harus Telaten Dan Detail"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelek merupakan komponen penting untuk modifikasi, sekaligus paling rawan kotor dan rusak. Karena posisinya di bawah, sangat berdekatan dengan permukaan jalan, pelek jadi sangat mudah kotor dan rusak. Pelek sangat mudah bersentuhan dengan sumber kotoran. Cipratan air kotor, lumpur hingga residu kampas rem, tak hanya merusak kemulusan pelek tapi juga bisa bikin korosi dan mengurangi kekuatan pelek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara paling simpel yang bisa dilakukan untuk merawat pelek, adalah menjaga kebersihannya. Membersihkan pelek tidak serumit kelihatannya, namun dampaknya besar. Pelek yang terjaga kebersihannya, tak hanya kinclong tapi juga awet karena jauh dari risiko karat. Nih caranya, bisa dilakukan sendiri di waktu senggang kok. Yang harus selalu diingat, lakukan saat kondisi pelek dingin.<\/span><\/p>\n<p><b>Cuci Dan Sikat<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Cara paling praktis untuk membersihkan pelek adalah saat kita mencuci mobil, semprot dengan air bertekanan tinggi, cuci dengan shampo mobil. Sesudah itu, baru lakukan pembersihan yang lebih detail di bagian ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Siapkan kuas atau sikat gigi, lap chamois, lap microfiber, dan cairan pembersih pelek.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Semprotkan cairan pembersih pelek secara merata, diamkan beberapa detik agar meresap.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Gosok kotoran dengan sikat gigi atau kuas untuk menjangkau bagian tersembunyi.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Bilas dengan air sampai luruh, lalu keringkan. Gunakan kanebo atau chamois untuk menyerap air, dan lap microfiber yang lembut sebagai finishing, agar tidak baret. <\/span><\/p>\n<p><b>Gores<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Goresan kalau dibiarkan dan kotor, lama-lama bisa jadi karat. Gores di pelek dapat kembali mulus dengan kompon. Oleskan pada baret, lalu gosok perlahan dengan lap microfiber hingga mulus dan mengkilap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Pelek Kusam<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Pelek kusam bisa terjadi karena jamur, yang bisa dibersihkan dengan mudah dengan water spot remover. Campurkan dengan sedikit air, semprotkan di bagian yang kusam. Diamkan selama 5 menit, lalu bilas dengan air bersih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Waktu Terbaik<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Pagi atau sore hari adalah waktu terbaik untuk membersihkan pelek. Matahari tidak kelewat terik dan suhu juga tidak terlalu tinggi. Ini penting untuk meminimalkan munculnya jamur atau water spot.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Noda Aspal<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Aspal merupakan kotoran yang sangat mungkin menempel di pelek. Noda aspal dibersihkan dengan bensin. Pastikan pelek bersih dari debu, lalu gosok memakai lap microfiber. Lakukan dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan lecet atau baret halus.<\/span><\/p>\n<p>Image source by: Pixabay<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelek merupakan komponen penting untuk modifikasi, sekaligus paling rawan kotor dan rusak. Karena posisinya di bawah, sangat berdekatan dengan permukaan jalan, pelek jadi sangat mudah kotor dan rusak. Pelek sangat mudah bersentuhan dengan sumber kotoran. Cipratan air kotor, lumpur hingga residu kampas rem, tak hanya merusak kemulusan pelek tapi juga bisa bikin korosi dan mengurangi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6649,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[260],"tags":[321,338,93,44,963,462],"yst_prominent_words":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6648"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6648"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6648\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6849,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6648\/revisions\/6849"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6649"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6648"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6648"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6648"},{"taxonomy":"yst_prominent_words","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/yst_prominent_words?post=6648"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}