{"id":5343,"date":"2023-05-27T10:52:39","date_gmt":"2023-05-27T03:52:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/?p=5343"},"modified":"2023-05-27T10:58:12","modified_gmt":"2023-05-27T03:58:12","slug":"alasan-memilih-rem-cakram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/alasan-memilih-rem-cakram\/","title":{"rendered":"Alasan Kenapa Memilih Rem Cakram..??"},"content":{"rendered":"<p>Rem cakram atau rem piringan terdiri dari master rem, kaliper dan piringan. Piringan bisa dibuat padat atau dengan memakai lubang pendingin pada bagian tengahnya (Daryanto: 2004:181). Untuk menjepit piringan rem cakram menggunakan tekanan hydraulic, agar dapat menghasilkan tenaga yang cukup kuat dan efisien. Piringan tersebut berputar bersama dengan roda dan berfungsi untuk menerima tekanan gesekan dari kampas rem.<br \/>\nBerikut ini merupakan beberapa alasan kenapa memilih rem cakram daripada menggunakan jenis rem lain..<\/p>\n<p><em>&#8220;Rekomendasi bagi Anda yang sedang mencari toko perlengkapan dan aksesoris lampu mobil, silahkan kunjungi website dari ..!!!&#8221;<\/em><\/p>\n<h3>Alasan Kenapa Memilih Rem Cakram..?<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<h4>Mudah melepas panas.<\/h4>\n<p>Karena punya desain kontruksi terbuka, rem jenis ini mudah melepas panas, sehingga kinerja rem relatif lebih stabil, ketika digunakan secara ekstrem.<\/li>\n<li>\n<h4>Mudah dilakukan pemeriksaan.<\/h4>\n<p>Dengan desain konstruksi terbuka, memudahkan pengguna mengetahui kondisi perangkat rem, baik rotor maupun brake pad-nya.<\/li>\n<li>\n<h4>Dapat menyetel sendiri.<\/h4>\n<p>Rem cakram dapat menyetel kerapatan brake pad dengan rotor (cakramnya) secara otomatis, tidak memerlukan penyetelan khusus seperti pada rem teromol pada umumnya.<\/li>\n<li>\n<h4>Lebih ekonomis.<\/h4>\n<p>Perangkat rotor (cakram) bisa dibeli terpisah ketika sudah aus terpakai. Meski begitu, masih diberikan kesempatan melakukan pembubutan sebelum diganti.<\/li>\n<li>\n<h4>Ringkas namun efisien.<\/h4>\n<p>Rem cakram punya dimensi lebih kompak dan memiliki perangkat lebih sedikit dibandingkan rem tromol. Selain itu dapat dibuat berdiameter besar, sehingga tekanan piston rem lebih ringan namun pengereman lebih baik. Sedangkan tromol lebih memiliki keterbatasan dimensi.<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #333333;\"><em>Sumber : Pdf eprints.umm.ac.id<\/em><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Lihat juga judul lainnya :<\/em><\/p>\n<ol>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/karakteristik-pegas-coil\/\">Karakteristik pegas coil<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/karakteristik-pegas-daun\/\">Karakteristik pegas daun<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/tipe-suspensi-independen\/\">Tipe suspensi independen<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/apa-itu-chasis-mobil-dan-fungsinya\/\">Bagian bagian chasis mobil<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/bagian-luar-mobil-dan-fungsinya\/\">Nama nama bagian luar mobil<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/manfaat-suspensi-mobil\/\">Manfaat sistem suspensi mobil<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/cara-kerja-recirculating-ball\/\">Sistem kemudi recirculating ball<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/jenis-jenis-oskilasi-sprung-weight\/\">Jenis jenis oskilasi sprung weight<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/cara-kerja-transmisi-manual-mobil\/\">cara kerja transmisi manual mobil<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/karakteristik-sistem-suspensi-rigid\/\">Karakteristik sistem suspensi rigid<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/macam-macam-jenis-suspensi-rigid\/\">Macam macam jenis suspensi rigid<\/a><\/em><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/komponen-rangkaian-lampu-mobil\/\">Komponen rangkaian lampu mobil<\/a><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/pengertian-suspensi-menurut-para-ahli\/\">Pengertian suspensi dan contohnya<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/jenis-pegas-yang-digunakan-dalam-sistem-suspensi-yaitu-pegas\/\">Jenis jenis pegas pada suspensi mobil<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/komponen-utama-sistem-kemudi-mobil\/\">Komponen utama sistem kemudi mobil<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/perbedaan-sistem-suspensi-depan-dan-suspensi-belakang\/\">Perbedaan suspensi depan dan belakang<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/komponen-utama-suspensi-dan-fungsinya\/\">Komponen utama suspensi dan fungsinya<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/jenis-pegas-yang-digunakan-dalam-sistem-suspensi\/\">Jenis pegas yang digunakan dalam sistem<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/perbedaan-mobil-matic-dan-manual\/\">Perbedaan mobil matic dan mobil manual<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/shock-absorber-berdasar-medium-kerjanya-yaitu\/\">Shock absorber berdasarkan medium kerja<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/menurut-cara-kerjanya-shock-absorber-dibagi-menjadi-2-tipe-yaitu\/\">Tipe shock absorber menurut cara kerjanya<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/komponen-komponen-sistem-lampu-kepala\/\">Komponen-komponen sistem lampu kepala<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/pengertian-sistem-suspensi-tipe-independen\/\">Pengertian sistem suspensi tipe independen<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/macam-macam-kunci-bengkel-dan-fungsinya\/\">Macam macam kunci bengkel dan fungsinya<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/macam-macam-jenis-shock-absorber-berdasarkan-konstruksi\/\">Jenis shock absorber berdasarkan konstruksinya<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/klasifikasi-tipe-shock-absorber-menurut-cara-kerjanya-yaitu\/\">Klasifikasi shock absorber menurut cara kerjanya<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/macam-macam-oskilasi-unsprung-weight\/\">Macam macam metode oskilasi unsprung weight<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/kerusakan-pada-sistem-suspensi-dan-cara-memperbaikinya\/\">Kerusakan pada suspensi dan cara memperbaikinya<\/a><\/em><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/masalah-yang-sering-terjadi-pada-rem-tromol-mobil\/\">Masalah yang sering terjadi pada rem tromol mobil<\/a><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/perbedaan-sistem-kemudi-manual-dan-power-steering\/\">Perbedaan sistem kemudi manual dan power steering<\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/kerusakan-pada-sistem-kemudi-dan-cara-mengatasinya\/\">Kerusakan pada sistem kemudi dan cara mengatasinya<\/a><\/em><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rem cakram atau rem piringan terdiri dari master rem, kaliper dan piringan. Piringan bisa dibuat padat atau dengan memakai lubang pendingin pada bagian tengahnya (Daryanto: 2004:181). Untuk menjepit piringan rem cakram menggunakan tekanan hydraulic, agar dapat menghasilkan tenaga yang cukup kuat dan efisien. Piringan tersebut berputar bersama dengan roda dan berfungsi untuk menerima tekanan gesekan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2440,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[38],"tags":[],"yst_prominent_words":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5343"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5343"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5343\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5347,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5343\/revisions\/5347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2440"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5343"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5343"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5343"},{"taxonomy":"yst_prominent_words","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/yst_prominent_words?post=5343"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}