{"id":5168,"date":"2023-05-17T15:22:12","date_gmt":"2023-05-17T08:22:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/?p=5168"},"modified":"2023-05-17T15:22:12","modified_gmt":"2023-05-17T08:22:12","slug":"cara-kerja-sistem-rem-cakram-mobil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/cara-kerja-sistem-rem-cakram-mobil\/","title":{"rendered":"Cara Kerja Sistem Rem Cakram Pada Mobil"},"content":{"rendered":"<p>Rem cakram adalah perangkat pengereman yang digunakan pada kendaraan modern. Rem ini bekerja dengan menjepit cakram yang dipasang pada roda kendaraan, untuk menjepit cakram digunakan caliper yang digerakkan oleh piston untuk mendorong sepatu rem (brake pad) ke cakram. Rem jenis ini juga digunakan pada kereta api, sepeda motor, sepeda. Pada mobil balap bahan yang digunakan biasanya dari keramik agar lebih tahan terhadap panas yang ditimbulkan selama proses pengereman (Afif Ahmad, 2015).<\/p>\n<p>Kegunaan rem cakram banyak dipergunakan pada roda depan kendaraan karena gaya dorong untuk berhenti pada bagian depan kendaraan lebih besar dibandingkan di belakang sehingga membutuhkan pengereman yang lebih pada bagian depan. Namun saat ini telah banyak mobil yang menggunakan rem cakram pada keempat rodanya. Berikut ini adalah sedikit contoh tentang mekanisme cara kerja sistem rem cakram yanf ada pada tahapan berikut :<\/p>\n<h3>Cara Kerja Sistem Rem Cakram Mobil<\/h3>\n<ul>\n<li>\n<h4>Master Silinder<\/h4>\n<p>Master silinder mengubah gerak pedal rem kedalam tekanan hidraulis. Master silinder terdiri dari reservoir tank,piston dan silinder yang membangkitkan tekanan hidraulis. Ada dua tipe silinder : Tipe tunggal dan Tipe ganda (Tandem) Tipe tunggal : Tipe plunger,Tipe konvensional dan Tipe portless adapun yang tipe ganda adalah : Tipe ganda konvensional dan Tipe konvensional.<br \/>\nPada master silinder tipe tandem, sistem hidraulisnya terbagi menjadi dua bagian, masing-masing untuk roda depan dan belakang. Hal ini berguna apabila salah satu sistem tidak bekerja tetapi sistem lain bekerja dengan baik.<\/li>\n<li>\n<h4>Booster Rem &amp; Konstruksi<\/h4>\n<p>Tenaga penekanan pada pedal rem dari seorang pengemudi tidak cukup kuat untuk segera dapat menghentikan kendaraan, Booster rem bekerja dengan mengandakan daya tekan pada pedal, sehingga mnyebabkan daya pengereman lebih besar diperoleh, Booster rem dapat dipasang menjadi satu dengan master silinder (tipe integral) atau dapat juga dipasangkan secara terpisah dari master silinder, Master silinder dihubungkan dengan pedal dan membran untuk memperoleh daya pengereman yang besar dari langkah pedal yang minimum. Berikut adalah komponen-komponen Brake Booster :<\/p>\n<ol>\n<li>Batang pengoperasian katup<\/li>\n<li>Batang pendorong (Push rod)<\/li>\n<li>Piston pendorong (Booster Piston)<\/li>\n<li>Badan Booster (Booster Body)<\/li>\n<li>Diaphragma<\/li>\n<li>Pegas diaphrama<\/li>\n<li>Badan katup<\/li>\n<li>Cakram reaksi (Reaction Disc)<\/li>\n<li>Pembersih udara<\/li>\n<li>Penutup badan<\/li>\n<li>Ruang tekanan variable<\/li>\n<li>Ruang tekanan konstan<\/li>\n<li>Check valve<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #333333;\"><em>Sumber : <\/em><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #333333;\"><em>Pdf eprints.umm.ac.id<\/em><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #333333;\"><em>Pdf repository.umy.ac.id<\/em><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rem cakram adalah perangkat pengereman yang digunakan pada kendaraan modern. Rem ini bekerja dengan menjepit cakram yang dipasang pada roda kendaraan, untuk menjepit cakram digunakan caliper yang digerakkan oleh piston untuk mendorong sepatu rem (brake pad) ke cakram. Rem jenis ini juga digunakan pada kereta api, sepeda motor, sepeda. Pada mobil balap bahan yang digunakan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2440,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[38],"tags":[],"yst_prominent_words":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5168"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5168"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5168\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5171,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5168\/revisions\/5171"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2440"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5168"},{"taxonomy":"yst_prominent_words","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/yst_prominent_words?post=5168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}