{"id":3214,"date":"2022-10-12T09:47:48","date_gmt":"2022-10-12T02:47:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/?p=3214"},"modified":"2022-12-13T15:12:42","modified_gmt":"2022-12-13T08:12:42","slug":"sejuk-dan-kaca-bening-nih-jurus-seting-ac-saat-hujan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/sejuk-dan-kaca-bening-nih-jurus-seting-ac-saat-hujan\/","title":{"rendered":"Sejuk Dan Kaca Bening, Pengaturan AC Mobil Saat Hujan Agar Tidak Berembun"},"content":{"rendered":"<p>Ini masalah yang sering terjadi saat berkendara di tengah hujan deras \ud83c\udf27\ufe0f, kedinginan dan kaca berembun. Penginnya mematikan AC agar tak kedinginan, tapi kalau AC dimatikan kaca mobil jadi berembun. Dilema ini terlihat receh, perkara sepele tapi kalau perjalanan lama atau macet, memang bikin tak nyaman.<\/p>\n<p>Kaca mobil berembun terjadi karena suhu dalam kabin yang lebih tinggi dibandingkan suhu di luar mobil. Saat hujan atau berkendara di dataran tinggi, suhu di luar mobil biasanya lebih dingin daripada di dalam kabin. Karena itu saat kita matikan AC, agar lebih nyaman dan lebih hangat, kaca mobil jadi berembun.<\/p>\n<p>Bila menghadapi situasi hujan deras, udara dingin dan kaca berembun, solusinya sebenarnya mudah. Tak perlu modifikasi atau oprek macam-macam, namun yang pasti mematikan AC bukan solusi yang tepat.<\/p>\n<p>Mengelap kaca yang berembun juga tidak akan mengatasi masalah, karena justru membuat kaca jadi makin buram. Mengelap embun di kaca hanya penyelesaian sementara, karena selama suhu di luar lebih dingin daripada dalam kabin, embun pasti akan kembali lagi.<\/p>\n<p>Solusi terbaik untuk mengatasi kaca berembun adalah dengan menjaga suhu kabin agar lebih dingin daripada di luar mobil, dengan tetap menyalakan AC. Atur kecepatan fan atau kipas AC pada setelan paling rendah. Atur juga suhunya agar tidak terlalu dingin atau terlalu hangat, kurang lebih 21 hingga 21 derajat Celcius.<\/p>\n<p>Selain itu, atur juga arah kisi-kisi AC agar semburan udara dingin dari AC tidak langsung mengenai kaca atau tubuh kita. Jangan mengatur kisi-kisi AC ke arah kaca depan atau samping hanya karena kita kedinginan. Semburan udara AC ke bagian kaca ini, justru akan membuat kaca semakin berembun.<\/p>\n<p>Lebih baik arahkan semburan udara AC ke bagian tengah, di antara penumpang dan pengemudi. Pastikan distribusi udara dingin tetap merata, agar tidak terjadi pengembunan di kaca yang terlalu hangat.<\/p>\n<p>Bagaimana bila sudah melakukan pengaturan, namun tetap dihadapkan pada situasi kedinginan atau kaca berembun. Tak ada kompromi, selalu prioritaskan suhu kabin yang dingin tetapi kaca tidak berembun. Saat musim hujan atau perjalanan di dataran tinggi, selalu sediakan jaket di dalam mobil agar tidak kedinginan saat berkendara dengan AC menyala. Lebih baik kedinginan daripada mempertaruhkan safety karena visibilitas buruk akibat kaca berembun.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ini masalah yang sering terjadi saat berkendara di tengah hujan deras \ud83c\udf27\ufe0f, kedinginan dan kaca berembun. Penginnya mematikan AC agar tak kedinginan, tapi kalau AC dimatikan kaca mobil jadi berembun. Dilema ini terlihat receh, perkara sepele tapi kalau perjalanan lama atau macet, memang bikin tak nyaman. Kaca mobil berembun terjadi karena suhu dalam kabin yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3215,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[260],"tags":[763,433,764,44,356],"yst_prominent_words":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3214"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3214"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3214\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3331,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3214\/revisions\/3331"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3215"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3214"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3214"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3214"},{"taxonomy":"yst_prominent_words","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/yst_prominent_words?post=3214"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}