{"id":2338,"date":"2021-06-08T09:22:06","date_gmt":"2021-06-08T02:22:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/?p=2338"},"modified":"2022-06-02T14:29:36","modified_gmt":"2022-06-02T07:29:36","slug":"5-jurus-aman-mengemudi-di-jalan-berlubang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/5-jurus-aman-mengemudi-di-jalan-berlubang\/","title":{"rendered":"5 Jurus Aman Mengemudi di Jalan Berlubang"},"content":{"rendered":"<p>Puncak musim hujan yang baru berlalu, biasanya meninggalkan tantangan yang menguji keterampilan pengendara, jalanan berlubang. Apalagi saat yang digunakan adalah mobil modifikasi, dengan ground clearance lebih rendah karena ceper dan aksesori eksterior seperti <a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/kategori\/body-kit\">body kit<\/a> . Tapi tak hanya mobil ceper dan mobil modifikasi lainnya. Jalan berlubang selalu berbahaya untuk semua kendaraan.<\/p>\n<p>Jalan berlubang bisa membahayakan mobil besar seperti MPV, atau mobil kecil dan berpostur rendah seperti city car atau sedan. Apalagi bila driver tak dibekali pengetahuan yang cukup mengenai safety dan berkendara. Mengemudi di jalan dengan lubang yang tak terduga, baik di jalanan kota maupun tol, membutuhkan pengetahuan dan teknik berkendara yang berbeda. Yuk simak dan catat 5 tips mengemudi di jalan berlubang berikut, agar <a href=\"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/kategori\/suspensi-mobil\">suspensi<\/a> dan kaki-kaki mobil selamat, mobil pun awet cakep dan aman.<\/p>\n<p><strong>Jaga Jarak<\/strong><\/p>\n<p>Saat mengemudi di jalan yang banyak berlubang,jangan naikkan kecepatan, tapi tingkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Bila jalan yang dihadapi tak lagi mulus, segera kurangi kecepatan dan jaga jarak aman dengan kendaraan lain. Jarak yang terlalu dekat berpotensi menyebabkan benturan atau tabrakan, karena kendaraan yang di depan melakukan pengereman mendadak akibat lubang jalanan.<\/p>\n<p><strong>Kemudi Yang Kokoh<\/strong><\/p>\n<p>Saat mobil menerjang lubang jalan, kemudi akan mengikuti arah roda yang menghantam pinggiran lubang. Kemudi akan mengikuti kontur atau arah yang sesuai benturan roda.Jika driver tidak cukup kuat mencengkeram kemudi, mobil bisa jadi berbelok secara mendadak. Selain waspada, penting untuk memegang setir dengan kuat untuk menjaga arah kendaraan saat melewati jalan berlubang.<\/p>\n<p><strong>Hajar Atau Hindari? <\/strong><\/p>\n<p>Menghindari lubang yang mendadak terlihat saat mobil melaju kencang memang hal yang sulit dilakukan. Bila ini sampai terjadi, kurangi kecepatan secara bertahap. Jangan mengerem habis-habisan. Karena ketika mobil direm, beban mobil akan pindah ke depan. Ban dan pelek akan menanggung beban dan benturan yang lebih berat.<\/p>\n<p><strong>Masukkan Seluruh Tapak<\/strong><\/p>\n<p>Bila lubang tak terelakkan namun tidak terlalu dalam, pilih bagian tertinggi dari lubang tersebut. Jangan setengah-setengah, pastikan tapak ban masuk sepenuhnya ke dalam lubang. Bila ban hanya masuk sebagian, dinding ban berpotensi tergesek pinggiran lubang. Dinding ban tidak dirancang sekuat bagian tapaknya, sehingga bila bergesekkan dengan pinggir lubang, ban jadi lebih mudah rusak.<\/p>\n<p><strong>Jangan Mendadak Belok<\/strong><\/p>\n<p>Menghindari lubang merupakan pilihan terbaik untuk keselamatan kaki-kaki dan komponen mobil yang lain. Tapi, jangan melakukan manuver menghindari lubang secara mendadak. Sesuai prinsip safety, selalu cek kendaraan yang di belakang dan di depan kita sebelum melakukan manuuver apapun.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puncak musim hujan yang baru berlalu, biasanya meninggalkan tantangan yang menguji keterampilan pengendara, jalanan berlubang. Apalagi saat yang digunakan adalah mobil modifikasi, dengan ground clearance lebih rendah karena ceper dan aksesori eksterior seperti body kit . Tapi tak hanya mobil ceper dan mobil modifikasi lainnya. Jalan berlubang selalu berbahaya untuk semua kendaraan. Jalan berlubang bisa &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2336,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[260],"tags":[338,482,44,356,483],"yst_prominent_words":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2338"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2338"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2338\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2879,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2338\/revisions\/2879"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2338"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2338"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2338"},{"taxonomy":"yst_prominent_words","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahmodifikasi.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/yst_prominent_words?post=2338"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}