Modifikasi Mesin Ringan untuk Harian

Mobil yang digunakan sehari-hari adalah ‘kaki” kita yang membantu mobilitas aktivitas rutin setiap harinya. Entah itu untuk berangkat bekerja, ke sekolah atau kegiatan lainnya. Peranannya begitu besar dalam mempermudah kita mencapai tempat tujuan kita. Untuk itu kita harus merawatnya dengan baik dan bila perlu memodifikasinya. 

Alasan memodifikasi mobil

Banyak orang memilih menggunakan mobil kelas menengah dan LCGC (Low Cost Green Car) sebagai kendaraan harian mereka. Dan bukan mobil kelas premium atau mewah. Alasannya untuk menghemat pengeluaran untuk bahan bakar dan tidak perlu kendaraan dengan kecepatan “super”. Sebab kegiatan yang biasa dilakukan sudah terukur waktu tempuhnya. 

Namun, beberapa aspek pada mobil di kelas ini memiliki kekurangan, sehingga pemilik merasa perlu memberi sedikit sentuhan pada beberapa bagian mobilnya. 

Memodifikasi mobil harian terbilang tidak memerlukan pengeluaran luar biasa besar. Pengerjaannya hanya di beberapa bagian saja untuk mengoptimalkan performa mobil, menambah kenyamanan saat berkendara dan mempermanis tampilan mobil agar tidak bertampang “pasaran”.

Modifikasi Ringan pada Mobil Harian 

Pengerjaan modifikasi untuk mobil harian dipilah sama dengan pengerjaan modifikasi besar-besaran. Hanya saja, pengerjaan mobil harian biasanya modifikasi simple yang tidak terlalu memakan banyak biaya. Bagian yang dimodifikasi pun hanya terbatas pada bagian tertentu sesuai dengan keinginan dari hasil modifikasi.

Untuk meningkatkan performa mesin mobil, beberapa pilihan modifikasi di bawah ini mungkin bisa menjadi pertimbangan. Dengan biaya yang tidak terlalu mahal, hasilnya bisa meningkatkan performa kendaraan kita.

  1. Filter Udara (Air Filter)

Mengganti filter udara dengan filter udara aftermarket bertujuan untuk memaksimalkan suplai udara pada mesin mobil. Ini merupakan modifikasi paling dasar yang dapat kita lakukan. Tipe modifikasi air filter ada 2 macam, yaitu :

– Air filter tipe replacement; type ini masih menggunakan desain boks bawaan mobil. Hanya saja desain saringannya dibuat lebih berjarak atau jarang agar aliran udara lebih kencang ke mesin untuk meningkatkan performa mobil. Estimasi biaya yang dikeluarkan tergolong ringan tergantung merk dan jenis kendaraannya.

– Air filter tipe open filter; mengganti secara keseluruhan air filter pada mobil. Peningkatan tenaga yang dihasilkan di klaim cukup signifikan. Contoh merknya : K&N Typhoon series yang bisa meningkatkan tenaga 3 – 6 daya kuda. Harganya tipe open filter termasuk intake berkisar 4 juta sampai dengan 8 jutaan. 

  1. Modifikasi Downpipe

Tujuan modifikasi ini untuk memperlancar aliran gas buang menuju knalpot. Downpipe sendiri adalah pipa yang penyambung antara mesin dan bagian knalpot mobil. Untuk headernya biasanya dibuat menyatu pada blok mesin pada mobil – mobil keluaran terbaru.

Pada downpipe, komponen catalytic converter sudah disematkan. Anak bangsa sendiri sudah mampu membuat spare part ini beserta komponen catalytic converter yang didesain untuk mendongkrak tenaga mesin tapi tetap aman. Kenaikan tenaga yang bisa diperoleh setelah modifikasi berada di kisaran 8  – 9 DK. Tidak heran downpipe lokal yang paling diminati oleh konsumen. Selain kualitasnya yang tidak kalah dengan versi aftermarket, harganya yang tidak mencapai 3 juta juga masih terjangkau.

  1. Exhaust Set

Setelah modifikasi downpipe, kita perlu mengganti cat back untuk memaksimalkan aliran knalpot setelah melewati downpipe. Cat back adalah saluran knalpot mulai dari center pipe hingga muffler. Untuk perubahan ini, hasil percepatannya tidak selalu sama untuk setiap kendaraan. Umumnya berkisar 6 sampai 8 DK. Harganya masih di bawah 2 juta. 

Untuk pengerjaan modifikasi bagian ini diperlukan kehati-hatian ekstra dan research terhadap mobil terlebih dahulu. Desain yang salah malah akan mengurangi tenaga mobil, terutama pada mobil dengan mesin otomatis.

  1. Remapping Digital Turning

Salah satu aplikasi chip turning yang masih terjangkau harganya adalah remapping ECU. Pengerjaan ini bisa dilakukan untuk mobil berbahan bakar bensin dan diesel. Dan terutama untuk mobil dengan mobil standar. Pengerjaannya sudah modern sehingga semua parameter bisa diatur hampir sama dengan piggyback atau stand alone.

Cara pengerjaannya hanya menyambungkan perangkat komputer (laptop) ke soket OBD bawaan untuk memasukkan program ECU yang sudah dioptimalkan. Untuk mengetahui kenaikan tenaga termasuk perubahan karakter mesin secara realtime, perlu dilakukan dyno test dengan dyno meter. Untuk estimasi biaya yang akan dikeluarkan berkisar 5.5 juta.

Dengan pengerjaan yang tidak terlalu rumit dan murah, kita dapat meningkatkan kinerja mesin mobil. Membuat mobil lebih nyaman untuk dikendarai sehari-hari

Keranjang

close